Penumpang Kerata Api Naik 15 Persen

233
BERLIBUR: Sebelum dan sesudah Tahun Baru Imlek, jumlah penumpang kereta api dari Stasiun Semarang Tawang meningkat cukup signifikan. Kereta api tujuan Jakarta dan Surabaya paling banyak diminati masyarakat. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
BERLIBUR: Sebelum dan sesudah Tahun Baru Imlek, jumlah penumpang kereta api dari Stasiun Semarang Tawang meningkat cukup signifikan. Kereta api tujuan Jakarta dan Surabaya paling banyak diminati masyarakat. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
BERLIBUR: Sebelum dan sesudah Tahun Baru Imlek, jumlah penumpang kereta api dari Stasiun Semarang Tawang meningkat cukup signifikan. Kereta api tujuan Jakarta dan Surabaya paling banyak diminati masyarakat. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEKAYU – Hari libur Imlek Kamis (19/2) kemarin, dimanfaatkan oleh sejumlah warga untuk berlibur atau pulang ke daerah asal mereka di beberapa kota di pulau Jawa terutama Jakarta. Jumlah penumpang kereta api pun naik 15 persen dari hari biasa.

Manager Humas Daop 4 Semarang, Suprapto mengatakan jika pada jelang dan pasca libur tahun baru Imlek 2566 pada tanggal (18-22/2) okupansi penumpang naik cukup pesat dengan tujuan utama Jakarta. “Untuk tanggal 22 Februari, okupansi kereta mencapai 95 persen. Sementara periode tanggal 18 sampai 21 juga tidak jauh berbeda,” katanya kemarin.

Kereta yang berangkat dari Semarang yakni KA Argo Sindoro, KA Muria, KA Menoreh dan KA Tawang Jaya adalah kereta yang paling banyak diminati. Pihaknya menambah rangkaian gerbong kereta api untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. “Antisipasi kenaikan penumpang dengan menambah kapasitas tempat duduk berupa gerbong tambahan sebanyak 1 buah,” ujarnya.

Selain jurusan Jakarta, pemesanan tiket yang tujuan Semarang dan Jakarta yang berangkat dari Surabaya pada 22 Februari juga mengalami kenaikan okupansi. “Rata-rata KA dari Surabaya tiketnya terjual habis, atau setidaknya dengan okupansi 95 persen,” paparnya.

Kereta Api dengan tujuan Bandung pun sudah laris manis diburu masyarakat. “Untuk jurusan Semarang Purwokerto belum ada lonjakan yang cukup berati. Namun diprediksi pada akhir pekan, jumlah penumpang akan mengalami kenaikan,” pungkasnya. (den/smu)