Kemungkinan Besar di Jateng

193

SEMARANG – Jawa Tengah kemungkinan besar akan menjadi tuan rumah hajatan olahraga tingkat Asia yakni Asian Paragames pada 2018 mendatang. Saat berkunjung di Semarang beberapa waktu lalu, Menpora RI Imam Nahrawi sempat menyampaikan kabar tersebut, namun untuk kepastiannya Jateng masih menunggu surat keputusan (SK) resmi dari pemerintah.

“Penyampaiannya baru lisan. Untuk Asian Games 2018 memang sudah dipastikan berlangsung di Jakarta dan Palembang, untuk rangkaiannya, maka akan ada Asian Paragames yakni untuk para atlet difabel. Menpora sudah menyatakan akan dilaksanakan di Jateng,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jateng Budi Santoso, kemarin.

Kadinpora berharap, agar penunjukan Jateng tersebut segera dipastikan melalui SK. Sebab untuk suksesnya penyelenggaraan event internasional tersebut, diperlukan persiapan yang matang dan terencana, termasuk dari sisi penganggaran.

Menurut Kadinpora, Jateng sudah punya pengalaman menyelenggarakan event internasional untuk atlet difabel. Yakni pada tahun 2011 lalu, yang diselenggarakan di Solo. “Jadi kalau memang Jateng kembali ditunjuk untuk menggelar Asian Paragames 2018, maka hampir pasti juga dilaksanakan di Solo,” tegas Budi Santoso.

Untuk fasilitas serta venue atlet difabel, memang Solo cukup komplet. Sebab pada 2011 lalu dilakukan banyak renovasi dan penyesuaian untuk venue-venue yang dipergunakan cabor-cabor yang dipertandingkan di ASEAN Paragames 2011. “Tinggal kembali dibenahi saja, tapi tentu biayanya tidak sebanyak pada 2011 lalu karena kita saat itu renovasi total. Namun untuk penyelenggaraan tentu lebih besar biayanya lantaran ini untuk atlet seluruh Asia, kalau 2011 lalu hanya Asia Tenggara,” paparnya. (smu)