13 PAC Konsolidasi Muscab

171
Yogyo Susaptoyono. (DOK/RADAR KEDU)
Yogyo Susaptoyono. (DOK/RADAR KEDU)
Yogyo Susaptoyono. (DOK/RADAR KEDU)

MUNGKID— Sebanyak 13 pengurus anak cabang (PAC) PKB Kabupaten Magelang menggelar konsolidasi pemenangan calon ketua DPC untuk musyawarah cabang (muscab) yang akan digelar 8 Maret mendatang. Mereka juga merumuskan kriteria calon yang akan menduduki posisi nomor satu di PKB Kabupaten Magelang.

”Hari ini ada 13 PAC yang hadir untuk mengikuti konsolidasi. Kita semua solid dalam satu tujuan,” kata Koordinator PAC, Amrih Supriyanto, usai konsolidasi di sebuah rumah makan di Kecamatan Mertoyudan, Rabu (28/1).

Ketigabelas PAC yang hadir adalah Mungkid, Mertoyudan, Borobudur, Ngluwar, Salam, Srumbung, Dukun, Secang, Bandongan, Kaliangkrik, Sawangan, Pakis dan Tempuran. ”Sebenarnya ada enam belas tapi tiga izin karena ada urusan lain yakni dari Grabag, Muntilan, Candimulyo,” paparnya.

Dalam forum konsolidasi tersebut, semua PAC menyepakati kriteria calon ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Diantaranya memiliki visi misi yang jelas. Juga mampu membawa kebijakan partai yang prorakyat. ”Bisa mengakomodir seluruh kepentingan partai baik dari ranting, PAC dan DPC,” katanya.

Tidak hanya itu, sosok ketua DPC harus mampu mensinergikan hubungan dengan tokoh dan ulama Nahdlatul Ulama (NU). ”Bisa menjembatani seluruh kepentingan yang ada di partai,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Magelang Yogyo Susaptoyono menambahkan, PKB membutuhkan pemimpin yang memiliki komunikasi yang baik di internal partai dan jaringan yang luas. ”Juga mampu menjaga marwah perjuangan partai dan tidak mengedepankan kepentingan pribadi,” kata dia.

Menurut dia, semua kader memiliki hak yang sama untuk maju menjadi Ketua DPC PKB. ”Yang penting saya berharap demokrasi di internal partai harus tetap dijaga demi kebersamaan partai,” ungkapnya.

Sementara itu, jelang muscab, masih ada tiga PAC yang belum menggelar musancab. Yaitu Windusari, Kajoran dan Salaman. (vie/ton)