Siap Bangun 10 Ribu Rumah Buruh

137

UNGARAN – Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri berjanji akan membangun 10 ribu rumah bagi buruh di Jawa Tengah. Hal ini disampaikannya seusai melakukan public hearing bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Serikat Pekerja, Dinas Tenaga Kerja dan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) di Bergas (25/1).

Dalam paparannya, Hanif Dhakiri akan terus memberikan program-program yang pro dengan buruh. Hal ini dilakukannya agar kesejahteraan buruh dapat tercapai. Di samping itu, kondisi lapangan mencatat, banyak buruh di Indonesia yang sudah bekerja puluhan tahun tapi belum mampu membeli rumah. Mereka banyak yang mengontrak rumah, sehingga gajinya habis untuk membayar kontrakan. Maka dari itu, diharapkan program ini dapat membantu para buruh untuk mempunyai rumah.

”Saya bersama dengan Pemerintah Provinsi akan membangun sepuluh ribu rumah di beberapa titik di Jawa Tengah. Tujuannya agar kehidupan buruh bisa lebih sejahtera. Dan buruh dapat membeli rumah dengan harga terjangkau, sesuai dengan gaji yang diterimanya,” tuturnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jateng Wika Bintang, mengatakan, bahwa rumah bagi buruh sedang diusulkan. Rencananya jika lokasi sempit akan dibangun rusunawa. Di Jawa Tengah ada 5 kota yang rencananya akan dibangun perumahan buruh, 2 di antaranya, di Jrakah dan Tugu Semarang. Yang lain di Boyolali, Magelang dan Kabupaten Semarang.

”Untuk konsep pembangunannya, kita akan sesuaikan dengan tanah. Jika luas kita akan bangun perumahan, kalau sempit Rusunawa. Tapi kemungkinan banyak Rusunawanya. Semoga nanti perumahan di Tugu Semarang yang tanahnya milik provinsi bisa menjadi percontohan perumahan buruh di Indonesia,” katanya.

Dia menambahkan hingga saat ini pihaknya sedang menunggu pengajuan dari Kabupaten Semarang terkait dengan kuota 10 ribu perumahan buruh. Jika semua data sudah masuk segera akan ditindaklanjuti. (mg14/ric/ce1)