Jemput Sekolah, Emas Rp 100 Juta Raib

311

BARUSARI – Perhiasan emas senilai Rp 100 juta dan sejumlah barang elektronik milik Aquilina Esti Astuti, 40, warga Jalan Sugiwo I blok Apel Nomor 1 Semarang, dicuri. Diduga pelaku masuk ke rumah korban ketika Aquilina sedang menjemput anaknya di sekolah.

”Kejadiannya Sabtu (24/1). Baru diketahui sekitar pukul 12.00. Saat itu saya meninggalkan rumah untuk menjemput anak di sekolah,” ujarnya kepada petugas polisi di Mapolrestabes Semarang, kemarin.

Dia mengaku sudah mengunci pintu rumah. Lalu berangkat untuk menjemput anaknya di sekolah. Sesampainya di rumah, Astuti kaget bukan kepalang. Pasalnya, rumahnya dalam kondisi acak-acakan. ”Pintunya terbuka. Padahal pas berangkat, pintu itu sudah saya kunci,” ungkapnya.

Benar saja, setelah dicek di dalam rumah, Aquilina mendapati sejumlah barang berharga hilang. Di antaranya, delapan jam tangan berbagai merek, satu buah tablet, satu buah handycam merek Samsung, satu buah kamera, dan sejumlah perhiasan emas. ”Emas itu nilainya tak kurang Rp 100 juta,” ujarnya.

Dia mengaku sudah berusaha menanyakan kepada sejumlah warga sekitar terkait apakah ada orang yang masuk rumahnya. Namun tidak ada orang yang mengetahui kejadian tersebut. Apa boleh buat, ia hanya bisa mengelus dada dan pasrah. Salah satu usaha terakhir adalah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Asti berharap tim Reskrim Polrestabes Semarang bisa mengungkap aksi pencurian yang sangat meresahkan tersebut. Sebab, pelaku kian ganas dengan beraksi di siang bolong saat korban lengah. (amu/zal/ce1)