Jalan Madukoro Dikeluhkan

194
TIDAK NYAMAN: Kondisi jalan raya Madukoro yang berlubang membuat para pengendara tidak nyaman dan rawan kecelakaan. (AGUS HARYANTO/RADAR SEMARANG)
TIDAK NYAMAN: Kondisi jalan raya Madukoro yang berlubang membuat para pengendara tidak nyaman dan rawan kecelakaan. (AGUS HARYANTO/RADAR SEMARANG)
TIDAK NYAMAN: Kondisi jalan raya Madukoro yang berlubang membuat para pengendara tidak nyaman dan rawan kecelakaan. (AGUS HARYANTO/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kondisi jalan raya Madukoro sangat memprihatinkan. Warga mengeluh lantaran jalan yang penuh lubang belum tersentuh perbaikan.

Dari pantauan Radar Semarang di lapangan, Minggu, (18/1) kemarin, kerusakan hampir merata di sepanjang jalan tersebut. Mulai setelah perlintasan rel kereta api ke utara hingga menuju perumahan. Kondisi lubang mencapai diameter 50 sentimeter dengan kedalaman 5-10 meter.

Menurut Istanto, 39, warga Madukoro, kerusakan tersebut sudah sejak tahun lalu. Kondisi diperparah dengan air hujan yang menggenangi jalan. ”Awalnya, lubang hanya kecil-kecil. Tapi jalan ini kan padat kendaraan yang menuju perumahan. Ditambah, sering hujan dan jalan kerap tergenang. Sehingga lubang jalan bertambah lebar dan dalam,” ungkapnya.

Diakui, jalan raya Madukoro sering mengalami kerusakan, meskipun tidak parah. Hanya saja, lubang yang masih menganga lebar dan dalam hingga kini belum tersentuh perbaikan, membuat tidak nyaman pengendara. ”Khawatirnya kalau tidak cepat diperbaiki, banyak kendaraan roda dua yang terperosok. Sebab, jalan ini kan penerangannya kurang, agak sedikit gelap. Kalaupun juga, roda empat tidak begitu berbahaya, tapi rodanya terperosok kan bisa rusak atau bocor. Belum juga peleknya bisa rusak,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang, Iswar Aminnudin mengatakan, perbaikan jalan yang sifatnya darurat akan segera ditangani secepatnya. ”Kalau kerusakan jalan masih di bawah 30 persen bisa ditangani secepatnya. Jadi sifatnya hanya tambal sulam saja. Namun kalau sudah mencapai 30 persen ke atas, kami harus melakukan perbaikan ulang,” katanya.

Tahun 2015 ini, Dinas Bina Marga telah menganggarkan proyek pembangunan jalan melalui APBD Murni 2014 sebesar Rp 200 milliar. Hanya saja, anggaran untuk perbaikan dan pembangunan jalan masih dalam proses lelang. (mha/zal/ce1)