Gelombang Tinggi, Nelayan Diminta Pakai Pelampung

329
SIAP SIAGA : Dua perahu Satpolair Morodemak selalu siaga melakukan patroli selama cuaca buruk terjadi di perairan Demak. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
SIAP SIAGA : Dua perahu Satpolair Morodemak selalu siaga melakukan patroli selama cuaca buruk terjadi di perairan Demak. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
SIAP SIAGA : Dua perahu Satpolair Morodemak selalu siaga melakukan patroli selama cuaca buruk terjadi di perairan Demak. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK-Cuaca buruk yang hingga kini masih berlangsung menjadi perhatian serius jajaran Polair Morodemak, Kecamatan Bonang. Nelayan yang nekat melaut, diimbau tidak lupa mengenakan pelampung.

Kasatpolair Morodemak, Ipda Sugeng Riyadi mengingatkan para nelayan agar berhati-hati jika nekat melaut. Pasalnya, gelombang tinggi laut Jawa utamanya di perairan Demak dan sekitarnya kerap terjadi pada malam hari sekira pukul 23.00 hingga dinihari.

“Sebelumnya, para nelayan sudah dibekali pelampung. Kami bekerjasama melakukan pembinaan nelayan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) melakukan sosialisasi keselamatan di laut,” terang Kasatpolair, kemarin.

Menurutnya, dari sekitar 1.300 nelayan Bonang, rata-rata telah memiliki pelampung. Dengan demikian, saat cuaca tidak menentu, mereka bisa mengantisipasi dengan sarana keselamatan saat melaut, termasuk mengenakan pelampung tersebut.

Dia menegaskan, keselamatan melaut harus lebih diutamakan. Saat cuaca dengan ombak besar antara 2 hingga 3 meter, nelayan sekitar masih ada yang melaut, meski tidak semua berani melaut. Mereka yang nekat melaut, biasanya tidak jauh, paling sampai perbatasan Semarang atau sampai Jepara. “Kalau memang ombak sedang tinggi, nelayan kami minta balik lagi. Ini demi keselamatan mereka sendiri,” katanya.

Dia menambahkan, selama cuaca kurang menguntungkan, Satpolair Morodemak rutin melakukan patroli. Setidaknya, terdapat 12 personel Polair yang siap siaga. Meski demikian, dalam menjalankan tugas tetap bergiliran satu sama lain. Untuk mendukung aktivitas patroli di laut, petugas dibantu dua perahu khusus. Perahu ditambatkan di tepi pelabuhan ikan, tepatnya di depan Kantor Polair Morodemak. “Sewaktu-waktu dapat digunakan untuk patroli,” jelasnya.

Kasatpolair Sugeng mengatakan, cuaca buruk yang ditandai dengan gelombang tinggi seperti ini diperkirakan akan berlangsung hingga awal Maret mendatang. “Karena itu, para nelayan diharapkan selalu waspada dan berhati-hati saat melaut,” katanya. (hib/ida)