Bupati Serahkan Bantuan Korban Tanah Longsor

274

KENDAL—Pemkab Kendal memberikan bantuan Rp 146.020.000 kepada para korban bencana tanah longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kabupaten Banjarnegara. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti, Selasa (6/1).

Bupati bahkan turun langsung ke lokasi dan melihat kondisi para korban tanah longsor. “Bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan BPBD sejak 18 Desember 2014 lalu,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, Paul R Simamora.

Ia mengatakan sejak 18 Desember lalu, BPBD membuka pos komando (posko) korban tanah longsor Banjarnegara. Posko tersebut dimanfaatkan untuk menggalang dana dari berbagai kalangan. Baik masyarakat umum, seperti, karyawan swasta, ormas, karyawan BUMD. Selain itu, bantuan juga datang dari berbagai instansi di Pemkab Kendal hingga Komunitas Wartawan Kendal yang turut melakukan penggalangan dana peduli Banjarnegara. “Selain berupa uang, bantuan bagi korban bencana alam tanah longsor juga akan diberikan dalam bentuk barang, seperti pakaian, perlengkapan mandi dan lainya,” tandasnya.

Widya Kandi menambahkan, bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo. “Bersama Kepala SKPD terkait saya ke Banjarnegara. Baru selanjutnya akan diteruskan oleh pemeritah daerah setempat ke para korban yang tertimpa musibah,” katanya.

Hal ini merupakan wujud kepedulian pemerintah Kendal kepada korban bencana tanah longsor. Ia berharap kepada masyarakat yang terkena musibah agar tabah dan segera bangkit dari keterpurukan. “Segera bisa direlokasi dan dibangunkan rumah, sebab kasihan karena mereka memiliki keluarga dan anak-anak,” tandasnya.

Menurutnya, hal yang tak kalah penting harus diperhatikan adalah pendidikan anak. Jangan sampai bencana yang ada menghambat proses belajar anak-anak. Sebab pendidikan adalah hal utama untuk masa depan kelak. “Bencana di Banjarnegara sudah menjadi keprihatinan bersama. Untuk itu, kami memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban,” tandasnya. (bud/ric)