402 Orang Tewas di Jalanan

182
KAMPANYE TERTIB LALIN - Bupati Semarang, Mundjirin melepas konvoi kendaraan dari sejumlah klub sepeda motor. Konvoi dipimpin Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad diikuti Wakapolres, Kompol Erwin H Dinata beserta sejumlah perwira bersama-sama klub motor konvoi keliling mengampanyekan tertib lalu lintas di kawasan Ungaran. (FOTO: PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
KAMPANYE TERTIB LALIN - Bupati Semarang, Mundjirin melepas konvoi kendaraan dari sejumlah klub sepeda motor. Konvoi dipimpin Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad diikuti Wakapolres, Kompol Erwin H Dinata beserta sejumlah perwira bersama-sama klub motor konvoi keliling mengampanyekan tertib lalu lintas di kawasan Ungaran. (FOTO: PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
KAMPANYE TERTIB LALIN – Bupati Semarang, Mundjirin melepas konvoi kendaraan dari sejumlah klub sepeda motor. Konvoi dipimpin Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad diikuti Wakapolres, Kompol Erwin H Dinata beserta sejumlah perwira bersama-sama klub motor konvoi keliling mengampanyekan tertib lalu lintas di kawasan Ungaran. (FOTO: PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Selama tahun 2014 angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Semarang menurun dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun 2013 lalu korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) sebanyak 568 jiwa, 126 orang luka berat, dan 761 luka ringan. Sepanjang tahun 2014 ini, menurunan menjadi 402 jiwa meninggal dunia, 123 orang luka berat dan 440 luka ringan.

Menurunnya angka lakalantas tersebut karena meningkatnya kesadaran tertib lalu lintas, pembenahan infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung seperti rambu-rambu. Selain itu optimalnya kinerja petugas Satlantas Polres Semarang. Bahkan Polres Semarang menggelar Glorifikasi Keselamatan Berlalu lintas di Benteng Oengarang di Ungaran, Rabu (31/12). Kegiatan tersebut berupa sosialisasi dan konvoi kendaraan bermotor dipimpin Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad untuk mengampanyekan disiplin berkendaraan untuk keselamatan lalu lintas.

”Angka kecelakaan lalu lintas memang menurun dibandingkan tahun lalu, penurunannya sekitar 11 persen. Para pemangku kebijakan memang harus lebih meningkatkan koordinasi dan sinergitas. Serta dekat dengan masyarakat untuk meningkatkan keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Sehingga angka lakalantas dapat menurun,” tutur Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad.

Ditambahkan Kapolres, para korban yang tewas karena lakalantas paling banyak dari kalangan usia produktif yakni kalangan pelajar dan mahasiswa. Bahkan sampai saat ini tingkat kedisiplinan masyarakat masih kurang. Hal itulah yang menjadi pemicu timbulnya kecelakaan lalu lintas. ”Untuk itu kita memang perlu menangani masalah keselamatan lalu lintas ini secara serius. Negara bertekad untuk mengurangi angka kecelakaan hingga 50 persen pada 2020. Hari ini kita menggelar glory keselamatan lalu lintas,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Semarang, Mundjirin mengatakan, pihaknya bertekad untuk memperbaiki sejumlah infrastruktur jalan yang rusak. Sebab kondisi rusaknya jalan jika menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Sehingga di tahun 2015 akan dilakukan perbaikan. ”Di Kabupaten Semarang ini ada jalan desa, kabupaten, provinsi dan jalan tol. Untuk jalan Kabupaten Semarang ada sekitar 700 kilometer dan sudah kita perbaiki, sisanya akan diperbaiki di tahun 2015,” ungkapnya. (tyo/zal/ce1)