PAMMI Bantu Korban Longsor

262
EMPATI: Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Kabupaten Kendal mengumpulkan donasi saat pelantikan koordinator wilayah tingkat eks kawedanan se Kabupaten Kendal Kamis (25/12) kemarin. (Viant Adye / JATENG POS)
 EMPATI: Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Kabupaten Kendal mengumpulkan donasi saat pelantikan koordinator wilayah tingkat eks kawedanan se Kabupaten Kendal Kamis (25/12) kemarin. (Viant Adye / JATENG POS)

EMPATI: Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Kabupaten Kendal mengumpulkan donasi saat pelantikan koordinator wilayah tingkat eks kawedanan se Kabupaten Kendal Kamis (25/12) kemarin. (Viant Adye / JATENG POS)

KENDAL – Tanah longsor di Dusun Jemblug, Desa Sampang Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara, menjadi pusat perhatian nasional. Saat ini banyak yang membuka donasi kepedulian kepada para korban baik yang meninggal maupun korban harta benda.

Tidak kalah para artis dan penyanyi serta pemusik yang tergabung dalam Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Kabupaten Kendal juga mengumpulkan donasi dalam acara pelantikan koordinator wilayah tingkat eks kawedanan se Kabupaten Kendal Kamis (25/12) kemarin.

DPC PAMMI Kabupaten Kendal membentuk wilayah yang terbagi dalam lima wilayah diantaranya ekskawedanan Kendal, Ekskawedanan selokaton, eks kawedanan Kaliwungu, eks kawedanan weleri dan eks kawedanan Boja.

Dalam pengumpulan dana untuk korban tanah longsor di Banjarnegara terkumpul Rp 2.530.000 dan akan diberikan kepada BPBD Kabupaten Kendal sebagai penerima bantuan di tingkat Kabupaten Kendal.

Ketua Umum DPC PAMMI Kabupaten Kendal Bambang Dwiyono mengatakan, kepedulian insan musisi dan artis dangdut Kabupaten Kendal merupakan aksi spontan di tengah acara pelantikan pengurus kordinator wilayah. “Ini merupakan aksi spontan kami untuk mengetuk hati agar bisa membantu saudara kita yang tertimpa musibah akibat tanah longsor di Banjarnegara, dengan semangat saling membantu sesama,” ujar Bambang.

Terkait pembentukan koordinator wiayah menurut Bambang agar tangan pengurus di tingkat DPC PAMMI bisa sampai kepada anggota yang tersebar di seluruh penjuru Kabupaten Kendal. “Korwil merupakan kepanjangtanganan kami di pengurus tingkat kabupaten, dengan adanya korwil dan pengembangan era keterbukaan maka keinginan anggota bisa terakomodasi,”lanjutnya.

Tujuan kepengurusan baru ini menurut Bambang agar keinginan para anggota bisa terealisasi, seperti halnya Novi KDI yang bisa membawa nama Kabupaten Kendal menjadi lebih terkenal dengan profesinya sebagai penyanyi dangdut. (via/jpnn/zal)