60 Persen Rumah Kampung Alfamart Selesai Dibangun

302
LAYAK HUNI: Salah satu rumah warga yang sudah selesai dibedah di Kampung Alfamart, Kalialang, Gunungpati, Semarang. (ISTIMEWA)
 LAYAK HUNI: Salah satu rumah warga yang sudah selesai dibedah di Kampung Alfamart, Kalialang, Gunungpati, Semarang. (ISTIMEWA)

LAYAK HUNI: Salah satu rumah warga yang sudah selesai dibedah di Kampung Alfamart, Kalialang, Gunungpati, Semarang. (ISTIMEWA)

SEMARANG – Setelah diluncurkan pada Juni 2014, program pembangunan rumah layak huni yang akan dijadikan Kampung Alfamart hasil kerja sama PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (SAT) pengelola jaringan ritel Alfamart dengan Yayasan Habitat For Humanity (HFH) kini memasuki tahap penyelesaian.

Menurut Corporate Communication General Manager Alfamart, Nur Rachman, pembangunan 65 rumah layak huni yang berlokasi di Kampung Kalialang, Gunungpati, Kota Semarang, 60 persennya telah rampung dibangun.

“Sisanya masih dalam tahap pembangunan, namun ini semua sesuai dengan perencanaan dan target. Kami berharap, pada awal tahun, atau selambatnya pada April 2015 seluruh rumah sudah rampung,” ucapnya kepada Radar Semarang, Selasa (25/11).

Nur mengatakan, program Kampung Alfamart merupakan penyaluran bantuan pelanggan Alfamart kepada masyarakat tidak mampu yang belum memiliki rumah layak huni.

“Karena rumah layak huni merupakan kemewahan bagi masyarakat pra sejahtera, bersama dengan pelanggan, kami membantu agar masyarakat memiliki rumah yang lebih sehat, aman dan nyaman sehingga kualitas hidupnya dapat meningkat,” katanya.

Meskipun masih dalam tahap penyelesaian, lanjut dia, sebagian besar warga yang rumahnya telah selesai dibangun diperbaiki mengaku puas dan senang sekali program Bedah Rumah melalui Kampung Alfamart. Selain bisa menempati tempat yang lebih layak, pengerjaan bangunan proyek tersebut juga melibatkan warga sendiri dalam proses pembangunannya.

“Pembangunan rumah disesuaikan dengan kondisi masing-masing rumah, ada yang atapnya menggunakan trap atau tipe biasa, karena itu antara satu Rukun Tetangga (RT) dengan RT yang lain berbeda,” jelas Nur.

Pembangunan Kampung Alfamart telah dimulai sejak peletakan batu pertama oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pada 9 Juni 2014 lalu. Program Kampung Alfamart telah mendapat apresiasi dari Pemkot Semarang. (*/aro)