BKD Temukan PNS Tidak Disiplin

157
SIDAK: Tim gabungan Pemkot Salatiga saat melakukan sidak disejumlah sekolah kemarin. (MUNIR/RADAR SEMARANG)
SIDAK: Tim gabungan Pemkot Salatiga saat melakukan sidak disejumlah sekolah kemarin. (MUNIR/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Tim gabungan Pemkot Salatiga yang dipimpin Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Salatiga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh instansi pemerintah dengan sasaran mengevaluasi kedisiplinan para PNS. Sejumlah pegawai ditemukan tidak tertib.

Kemarin (24/11), tim yang terbagi menjadi tiga kelompok melakukan sidak ke 3 sekolah negeri yakni SMPN 9, SMPN 4 dan SMPN 5. Sidak akan berlangsung selama tiga hari kedepan.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sri Silvia Safitri menjelaskan, sidak ini bertujuan untuk mendisiplinkan pegawai. Dari absensi kehadiran sampai dengan pemakaian emblem dinas. “BKD ingin menertibkan pegawai. Maka sidak – sidak seperti ini akan terus digalakkan dan jadwal yang tidak teruatur,” tandasnya.

Kasi Kapasitas Kelembagaan Satpol PP Juwandi menambahkan, sidak ini dilakukan secara bersamaan ketika upacara. “Kami tim kedua yang melakukan sidak di SMP 4. Tim satu dan Ketiga sudah duluan ke tempat sidak di SMPN 9 dan SMPN 5,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 4 Munadzir menyambut baik sidak dari BKD karena akan menambah kesadaran PNS akan tata tertib pegawai. Dengan sejumlah temuan hasil sidak, Munadzir melakukan koordinasi dengan guru – guru SMP 4. Pasalnya, ada 2 guru yang izin, tata tempat upacara yang tidak terartur dan delapan guru yang tidak memakai emblem lengkap.

Namun temun itu dibantah Budi Wibowo, Bagian Kesiswaan SMP 4 Ia menyangkal temuan tim dan mengatakan, delapan guru yang tidak menggunakan emblem adalah guru PTT. Sedangkan tata letak upacara yang semrawut, karena tempatnya tidak muat. “Tadi yang tidak menggunakan emblem PNS adalah guru PPT dan terkait tempat upacara karena tempatnya tidak memadai, saking banyaknya murid,” bantah Budi.(mg14/sas/zal)