Apartemen di Semarang Tinggi Peminat

280
INVESTASI: Apartemen W/R di kawasan Simpang Lima, saat ini sudah habis terjual unitnya. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
INVESTASI: Apartemen W/R di kawasan Simpang Lima, saat ini sudah habis terjual unitnya. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
INVESTASI: Apartemen W/R di kawasan Simpang Lima, saat ini sudah habis terjual unitnya. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Perkembangan ekonomi di kota Semarang yang semakin membaik dewasa ini, sangat dirasakan oleh para pelaku bisnis. Salah satunya adalah pelaku bisnis property. Hal tersebut terlihat dari data penjualan beberapa apartemen di kota Semarang yang hanya membutuhkan waktu singkat dalam hal penjualan.

Director Operational Pollux Properties, Harry Sutopo mengatakan, penjualan 3 apartement yang dikembangkan oleh Pollux Properties bisa dikatakan sangat memuaskan. Sebut saja W/R Simpang Lima, apartemen yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani ini sejak diluncurkan 3 Maret 2013 lalu, hingga saat ini sudah terjual habis. Sedangkan untuk The Pinnacle Apartement and Condotels di Jalan Pandanaran Semarang hingga saat ini sudah terjual 80 persen, dan Apartement Marquis de Lafayette terjual sekitar 60 persen. ”Hal tersebut menandakan kepercayaan para investor untuk berinvestasi di Semarang,” jelas Harry.

Tingginya peminat apartemen di kota Semarang ini, tidak lain juga dipengaruhi oleh kenaikan harga apartemen yang cukup tajam. Apartemen W/R Simpang Lima misalnya, diawal launching tahun 2013 lalu harganya masih Rp 450 juta. Dan pada November tahun ini, harganya sudah mencapai angka Rp 800 juta. Sedangkan untuk pembeli W/R Simpang Lima sendiri, sekitar 40% ada dari masyarakat di luar kota Semarang. ”Jika jalan tol Semarang-Solo sudah beroperasi, kami optimis peminat apartemen akan semakin meningkat. Apalagi dewasa ini Jateng semakin berkembang baik, terlihat dari serbuan industri dari Jawa Barat yang melakukan ekspansi pelebaran bisnis di Jateng,” imbuhnya.

Kondisi ekonomi Jateng yang terus membaik juga dibenarkan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang ikut membuka acara topping off ceremony W/R Simpang Lima, kemarin. ”Dengan munculnya banyak apartement di kota Semarang, pastinya akan membawa dampak ekonomi yang semakin baik untuk Semarang. Apartemen-apartemen baru ini akan banyak menyerap tenaga kerja yang memperbaiki perekonomian warga Semarang,” ungkap Hendrar.

Promotion Manager Pollux Properties Dian Widiyanti mengungkapkan, ukuran terkecil apartement W/R Simpang Lima dimulai dari ukuran studio 28, 29. ”Ada yang 2 kamar ada juga yang 3 kamar,” jelasnya. Sedangkan tinggi apartement W/R Simpang Lima ada 20 lantai, dilengkapi dengan fasilitas swimming pool, fitness center, sauna, playground, BBQ area, dan multi purpose hall. Jumlah unit apartement yang ditawarkan apartement W/R Simpang Lima ada sebanyak 400 unit. ”Gedung kami bangun diatas lahan seluas kurang lebih 1.200 meter persegi, luas bangunan kurang lebi 18.000 meter persegi, ” pungkas Dian. (eny/smu)