Honda Gencar Kampanyekan Safety Riding

204

SEMARANG – Astra Motor Semarang selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Jawa Tengah kembali mensosialisasikan safety riding. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya safety riding saat berkendara.

Oke Desiyanto, Safety Riding Supervisor Astra Motor Semarang mengatakan, Astra Motor Semarang melalui divisi Safety Riding Indonesia (SRI) secara rutin juga mensosialisasikan safety riding ke seluruh masyarakat mulai dari anak TK – SMA, universitas, instansi pemerintah, perusahaan swasta, termasuk ke klub – klub sepeda motor yang ada di jawa tengah termasuk kota Semarang.

“Kegiatan sebagai wujud tanggungjawab Honda kepada masyarakat,” ujarnya. Salah satu agendanya, adalah tim safety riding Honda akan berkendara di jalan raya dengan kendaraan yang sudah dilengkapi stiker – stiker tentang perlunya safety riding di jalan raya. Mereka akan terus berkendara baik pagi, siang, dan sore hari secara bergantian “Dengan sosialisasi yang rutin digelar ini diharapkan masyarakat memahami bagaimana pentingnya berkendara di jalan raya,” ujarnya.

Kemudian diharapkan masyarakat yang berkendara di jalan raya bisa menerapkan ilmu safety riding yang telah diajarkan dalam setiap aktifitas sehari-hari, sehingga bisa menjadi contoh yang baik bagi pengguna jalan lain. “Kami berharap program ini bisa mengurangi angka kecelakaan dari pengguna sepeda motor, mengingat kecelakaan pengguna sepeda motor setiap tahunnya terus meningkat,” ujarnya.

Khusus untuk sosialisasi kali ini, lanjutnya, dilakukan selama 1 bulan kedepan, mulai sejak tanggal 9 oktober 2014 kemarin. Astra Motor Semarang dalam sosialisasi ini merekut anggota klub motor Honda, mereka dibagi menjadi beberapa tim dan tiap tim berjumlah 10 anggota. Ia menambahkan, bagi perusahaan atau sekolahan di Jawa Tengah yang ingin mendapatkan sosialisasi safety riding tim Honda, bisa langsung menghubungi HALO SAFETY RIDING Honda di nomor (024) 76023600.

“Nanti kami akan memberikan teori safety riding termasuk di dalamnya sosialisasi berkendara yang aman di jalan raya. Kemudian dilanjutkan dengan praktek training skill yang berisi teknik – teknik berkendara yang benar dan aman di jalan raya, peserta akan diajarkan bagaimana cara mengerem yang benar dan aman, teknik menikung, teknik keseimbangan dan lain-lain,” paparnya. (dna/smu)