45 Anak Diarak Lalu Dikhitan

178

KAJEN–Sebanyak 45 anak dari 19 kecamatan di wilayah Kabupaten Pekalongan, diarak keliling jalan protokol dengan menggunakan becak hias. Mulai dari Kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kajen di perempatan Sibedug Kajen menuju ke Alun-Alun Kabupaten Pekalongan, baru finish di aula Sekda Pemkab Pekalongan, Rabu (20/8) pagi kemarin.
Selanjutnya, puluhan anak tersebut mengikuti khitanan masal yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-69 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-392. Lukman, 12, warga Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, yang semula ceria dan bercanda dengan sesama temannya satu kampung yang turut mengantarnya untuk dikhitan, berubah histeris dan menangis. Begitu melihat ruang khitan di aula Sekda.
Bahkan niat khitan nyaris batal, hingga akhirnya kena bujuk rayu kedua orang tuanya lagi. “Kalau batal dikhitan, saya malu dengan orang sekampung. Karena di rumah sudah mengadakan acara selamatan,” ungkap Sutoyo, ayah Lukman.
Kepala Bagian Kesra Setda, Pemkab Pekalongan, Sumarwati, mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya khitanan masal tersebut sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemkab Pekalongan kepada masyarakat. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama yang kurang mampu. “Acara semacam ini akan kami agendakan secara rutin, sebagai bentuk kepedulian Pemkab terhadap warga yang kurang mampu,” kata Sumarwati.
Sementara itu, Bupati Pekalongan, Amat Antono menuturkan bahwa dalam setiap kegiatan yang digelar, terutama pada Peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, Pemkab Pekalongan akan selalu menyapa masyarakat Kabupaten Pekalongan dan berusaha mengerti apa yang menjadi harapan masyarakat. “Kami akan membantu meringankan beban masyarakat. Saya menyambut baik kegiatan ini,” tutur Bupati.
Usai membuka acara khitanan, Bupati Pekalongan langsung menyapa seluruh anak–anak yang telah dikhitan dan memberikan uang saku secara simbolis, kepada perwakilan anak yang telah dikhitan tersebut. (thd/ida)