Tersangka Terancam Pasal Berlapis

161

BARUSARI – Berkas pasangan suami istri tersangka penipuan Rp 1,3 miliar, Arista Kurniasari, 38 dan Yohanes Onang, 48 masih terus dikebut Satreskrim Polrestabes Semarang. Tersangka Arista bakal dijerat dengan pasal berlapis. Yakni pasal 378 KUHP tentang penipuan serta pemalsuan surat SPK Dinas Pendidikan Kota Semarang. Selain itu, tersangka bakal diancam dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wika Hardianto mengatakan, saat ini penyidik Satreskrim Polrestabes Semarang masih mengebut berkas dua tersangka. Pihaknya menegaskan akan merampungkan kasus itu secara transparan dan secepatnya. ”Sekarang masih fokus kasus penipuannya Arista. Total kerugian sementara Rp 103 miliar, dan ini bisa saja bertambah,” katanya.
Wika menambahkan, selain penipuan Arista bakal dijerat pasal pemalsuan. Ini dilakukan karena Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin melaporkan adanya pemalsuan Surat Perintah Kerja (SPK) yang diduga dilakukan Arista Kurniasari. SPK ini yang kemudian digunakan Arista untuk mencari nasabah atau pemodal dalam mengembangkan bisnis batiknya. Bahkan dari pemeriksaan yang dilakukan pihak Dinas Pendidikan Kota Semarang merasa tidak mengeluarkan SPK untuk Arista. Artinya keberadaannya memang palsu dan sengaja dipalsukan. ”Kami masih terus mengembangkannya, bisa juga nanti TPPU. Masih terus dicari aset-aset tersangka Arista,” imbuhnya. (fth/ric/ce1)