Pelajar Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas

266

MAGELANG – Kecelakaan awal tahun 2014 hingga sekarang mencapai 52 kasus. Di antaranya masih berstatus pelajar dan ada pula yang belum mempunyai surat izin mengemudi (SIM). Untuk itu, Satlantas Polres Magelang gencar menyosialisasikan ketertiban dan keselamatan berlalulintas.
Kapolres Magelang Kota AKBP Tommy A Dwianto melalui Kasatlantas AKP Rizeth Ariwibowo mengatakan, pelanggaran yang dilakaukan pelajar seperti mengendarai motor tanpa surat-surat lengkap dan kebut-kebutan di jalan.
“Ada dua hal yang melatarbelakangi pelanggaran pelajar. Biasanya ada unsur sengaja dan atau ketidakpahaman terhadap tata tertib lalu lintas. Karena itulah kami gencar sosialisasi di sekolah-sekolah,” katanya.
Tujuan dari kegiatan itu adalah memberikan pemahaman kepada pelajar, ada tata tertib lalu lintas yang harus dipatuhi untuk keselamatan di jalan. “Penyampaian materi sosialisasi juga sesuai dengan jenjang sekolah dan usianya, supaya ditangkap dengan mudah,” imbuhnya.
Kanit Dikyasa Aiptu Sumarni menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi mulai dari tingkat SD,SMP hingga SMA/SMK. Untuk SMA/SMK merupakan  tindak lanjut dari program pembuatan SIM masal yang dilakukan di SMK Muhammadiyah Magelang beberapa waktu lalu. Sosialisasi diikuti sekitar 300 siswa dan guru.
“Program pembuatan SIM masal, ada sekitar 25 SIM C dan 4 SIM A yang semuanya dari kalangan pelajar,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, terlibat pula perwakilan dari Unit Laka Lantas dan PT Jasa Raharja Magelang dengan materi sosialisasi berlainan. Jasa Raharja menyampaikan informasi seputar cara pengurusan asuransi Jasa Raharja.
“Sosialisasi ini bentuk sinergitas antara pembuatan SIM masal dan upaya mencegah terjadinya pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas. Kami akan terus bersosialisasi ke berbagai sekolah lainnya,” pungkasnya. (mg4/lis)