Begitu Didakwa, Langsung Ditahan

222

Dugaan Korupsi Dana Peningkatan Jalan Pekalongan
 
SEMARANG–Wakil Direktur CV Gemini Bangkit, Suyarno, 76, kini sudah tidak bisa menghirup udara bebas lagi. Pasalnya, setelah didakwa melakukan tindak pidana korupsi dana peningkatan Jalan Kalijambe-Ponolawen Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2012, yang bersangkutan langsung diperintahkan untuk ditahan.
Hal tersebut terungkap saat Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kajen untuk menahan terdakwa pascadibacakan dakwaan.
“Majelis hakim menetapkan dan memerintahkan terdakwa untuk ditahan selama 30 hari terhitung 23 Juni hingga 22 Juli 2014 mendatang,” ucap Hakim Ketua, Suyadi, Senin (23/6).  
Menanggapi putusan tersebut, terdakwa tampak terkejut. Penasehat hukumnya bahkan sempat mengajukan penangguhan penahanan. Namun, majelis hakim bergeming dan tetap memerintahkan yang bersangkutan untuk ditahan di Lapas Kedungpane Semarang. “Majelis hakim sudah menetapkan, penahanan ini atas penetapan dari majelis,” tegas Suyadi.
Sementara itu, JPU Kejari Kajen, Nanuk menyatakan siap melaksanakan putusan majelis hakim. Menurutnya, setelah menerima salinan putusan majelis hakim, pihaknya akan langsung menindaklanjuti penetapan tersebut. “Alasan kami tidak menahan terdakwa lantaran yang bersangkutan telah berusia lanjut. Selain itu, terdakwa telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 53,7 juta,” bebernya.
Dalam dakwaannya, JPU menyatakan bahwa terdakwa telah melakukan penyimpangan dalam kegiatan peningkatan jalan Kalijambe-Ponolawen yang dialokasikan dari APBD Kabupaten Pekalongan tahun 2012 sebesar Rp 897 juta. “Atas perbuatannya, terdakwa dijerat pasal 2 subsider pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” imbuhnya.
Menanggapi dakwaan tersebut, terdakwa bersama penasehat hukumnya mengaku tidak mengajukan nota keberatan atau eksepsi. Oleh sebab itu, persidangan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi. Sidang ditunda dan dilanjutkan kembali Senin (30/6) depan. (fai/ida)