Antikorupsi Ditanam sejak Dini

206

GUNUNGPATI – Maraknya kasus korupsi di Indonesia kian memprihatinkan. Korupsi seakan-akan tidak pernah berhenti di negeri ini, bahkan bentuk-bentuknya semakin beragam dan canggih. Bila pelakunya pada masa lalu hanyalah para orang tua di atas usia 40 tahun, saat ini banyak koruptor yang berusia muda, di bawah 40 tahun.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Direskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Purbo Hadijojo dalam seminar nasional bertajuk ’Pendidikan Antikorupsi dan Profesionalitas Polri dalam Memberantas Tindak Pidana Korupsi’ di auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes) kampus Sekaran, Senin (19/5). Menurutnya, kalau pada era lalu pelaku kejahatan sangat malu saat digiring aparat keamanan atau saat sidang, sekarang para koruptor kelihatan tidak ada rasa malu dan bersalah atas segala tindakan mereka yang berdampak buruk bagi masyarakat. ”Para koruptor santai dan banyak senyum saat keluar dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), menandakan salah satu bentuk makin lunturnya budaya malu berbuat korup,” kata Djoko, Senin (19/5).
Menurut Djoko, sikap antikorupsi harus ditanamkan sejak dini. ”Minimal mulai SD sikap dan perilaku antikorupsi harus ditanamkan. Karena dari generasi-generasi mereka lah kita menggantungkan nasib bangsa kita,” katanya.
Penasihat Indonesia Police Watch (IPW) Jawa Tengah Mahfud Ali mengatakan, penyebab dari tidak korupsi adalah individu itu sendiri. Banyaknya individu yang mempunyai mental serakah yang menyebabkan banyaknya tindak pidana korupsi. Dalam hal ini, Mahfud juga mengkritik tindakan Ombudsman yang hanya menyurvei lembaga-lembaga pemerintahan, selain kepolisian. ”Kenapa Ombudsman tidak menyurvei kepolisian? Kenapa hanya menyurvei lembaga-lembaga yang lain, kenapa seperti itu? Kenapa perilaku penyidik tidak pernah dipersoalkan?” kata mantan Wakil Wali Kota Semarang ini.
Wakil Sekretaris Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jateng Ngasbun Egar menuturkan, pendidikan antikorupsi itu wajib hukumnya. Pendidikan antikorupsi memang harus dimulai sejak dini dengan memotong rantai perilaku korup. Dalam jiwa anak-anak harus segera ditanamkan bahwa perilaku korupsi itu buruk. (mg1/ton/ce1)