Ketua FPI Jateng Dilaporkan Polisi

272

WONOSOBO – Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Ansor Wonosobo, kemarin (22/1) mendatangi kantor Satreskrim Polres Wonosobo. Mereka datang membawa sejumlah bukti dan saksi, untuk melaporkan Ketua FPI Jawa Tengah Shihabudin, terkait isi ceramah saat pengajian di Desa Bowongso Kecamatan Kalikajar, yang diduga melakukan penghasutan dan menjelakan ormas NU itu.
Ketua Ansor Wonosobo Asmak Khozin dan Komandan Banser Cabang Kurniyanto mendatangi Satreskrim diikuti sejumlah rombongan Banser berseragam menggunakan beberapa angkutan bak terbuka
“Kedatangan kami ke Mapolres Wonosobo, untuk melaporkan dugaan penghasutan, atau penistaan terhadap ormas Banser,” kata Asmak Khozin.
Asmak mengatakan, dalam mengajukan laporan tersebut, pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah bukti dan saksi. Untuk bukti yang dibawa berupa rekaman Shihabudin saat ceramah di Desa Bowongso Kecamatan Kalikajar, berisi kalimat yang mengandung SARA dan menyinggung ormas Banser.
“Untuk bukti rekaman sudah kami kantongi dan akan kami serahkan ke polres,” katanya
Selain bukti rekaman, pihaknya juga sudah menyiapkan sedikitnya 15 saksi dari masyarakat.
“Saksi sudah siap untuk diperiksa, kami menunggu berapa saksi yang dibutuhkan dalam proses pemeriksaan nanti,” ujarnya.
Ditambahkan, dalam melaporkan kasus ini, Gerakan Pemuda Ansor Wonosobo juga melibatkan pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum Ansor Wonosobo, serta akan dibantu oleh Lembaga Hukum Ansor dari Jawa Tengah dan Jogjakarta.
“Jumlah pengacara kemungkinan bisa sampai sepuluh. Kami juga sudah konsolidasikan dengan Ansor Provinsi Jateng dan pusat,” tuturnya.
Sementara itu, hingga sore kemarin, mereka masih menunggu pemeriksaan dari Satreskrim Polres Wonosobo. (ali/lis)