Pengiriman Barang via Laut Lumpuh

310

SEMARANG – Sudah satu minggu ini pengiriman barang dari Semarang menuju Jakarta melalui jalur laut lumpuh total. Kondisi tersebut menyusul buruknya cuaca akhir-akhir ini di mana kapal diimbau untuk tidak melaut.
Menurut Ketua APBMI (Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia) Jateng, Romulo Simangunsong, pihaknya tidak bisa memaksakan pengiriman barang tetap dilakukan, karena hal tersebut berhubungan dengan keselamatan barang yang dikirimkan. ”Sejauh ini pemilik barang bisa memahami mengenai kendala tersebut karena ini kan force major,” kata dia kepada Radar Semarang, kemarin.
Sementara, untuk barang yang dikirimkan ke daerah di sekitar Semarang sejauh ini masih berjalan cukup lancar, meskipun sedikit terkendala dengan lalu lintas masuk di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Pihaknya mengakui, untuk proses output atau pengiriman mengalami kendala, namun sejauh ini proses input masih berjalan cukup baik.
”Karena kondisi ini akibatnya memang terjadi penumpukan kapal di pelabuhan, karena memang proses tidak bisa berjalan cepat,” ujarnya. Bahkan, kegiatan bongkar muat yang biasanya bisa selesai dalam waktu tiga hari, semenjak cuaca buruk tersebut, kegiatan bisa dilakukan dalam waktu lima hari bahkan lebih.
Sementara itu, General Manager Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), Iwan Sabatini mengatakan, untuk kegiatan operasional di TPKS sejauh ini tidak terganggu meski cuaca buruk. Untuk proses handling peti kemas berjalan sesuai jadwal, yakni 16 jam dalam satu hari.
Diakui, operasional di TPKS sempat terganggu ketika truk-truk yang mestinya melakukan delivery mengalami kendala. Ini karena akses ke TPKS terutama di Jalan Ronggowarsito dan Mpu Tantular mengalami banjir yang cukup parah. Untuk itu, banyak kendaraan yang terpaksa berputar jalan melalui Tambakrejo. Akibatnya jalan tersebut mengalami kepadatan yang cukup parah. (ars/smu/ce1)