Bank Panin Karanganyar Dibobol

259

Brankas Utuh, Dua Unit Komputer Raib

KARANGANYAR—Kawanan pencuri menyatroni Bank Panin Karanganyar yang terletak di Jalan Raya Palur kemarin (4/1). Pencuri yang diperkirakan dua orang itu masuk dengan cara membuka paksa rolling door dan memecah pintu kaca tebal pintu masuk.
Suhendry, satpam bank setempat mengatakan bahwa kejadian kali pertama diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 05.10. Dia sendiri baru mengetahui bila bank tempatnya bekerja dibobol maling sekitar pukul 07.00. Kala itu, dia baru sampai di kantor untuk bertugas. “Saya tahunya baru saat tiba di kantor tadi pagi (kemarin, Red). Hari ini (kemarin, Red) bank libur. Tidak membuka pelayanan,” jelasnya.
Kapolsek Jaten AKP Poniran menjelaskan bahwa dari keterangan yang berhasil dihimpun, pembobolan bank ini terjadi sekitar pukul 05.15. Sebab, sekitaran pukul 05.10, petugas dari Mapolsek Jaten masih berpartoli di sekitar lokasi kejadian. ”Saat petugas berpatroli, kondisi di sekitar Bank Panin masih normal. Tetapi beberapa menit setelah itu, kami menerima laporan,” terang dia.
Usai menerima laporan, jajaran Mapolsek Jaten beserta tim Inafis Satreskrim Polres Karanganyar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung melokalisasi tempat kejadian perkara dengan garis polisi. Polisi juga memeriksa bagian dalam bank. ”Hasil penyelidikan sementara, pelaku pembobolan bank ini berjumlah dua orang. Dari keterangan warga sekitar, keduanya terlihat datang dengan mengendarai sepeda motor,” jelasnya.
Namun, sejauh ini masih belum dapat dipastikan terkait ciri-ciri dan jenis sepeda motor yang dikendarai kawanan garong. Dengan aksinya, garong berhasil membawa kabur dua unit komputer yang terletak di ruang depan. ”Yang dibawa hanya dua unit komputer itu saja. Dari pihak bank juga memastikan bila data dari nasabah sejauh ini masih tetap aman,” papar kapolsek.
Polisi juga menduga dalam aksi tersebut, kawanan garong kehabisan waktu. Sehingga, barang berharga yang berhasil dibawa kabur hanya dua unit komputer. Kawanan maling juga tidak sampai membobol brankas bank.
”Diperkirakan, kawanan maling melakukan aksinya selama kurun waktu 20 menit. Atas insiden pencurian ini, kerugian ditaksir mencapai kisaran Rp 15 juta,” tuturnya.
Dari insiden ini diketahui bila bank tersebut tidak ada penjagaan pada malam hari. Yakni, di saat kondisi bank sedang tutup dan sepi. Atas kondisi itu, polisi mengimbau kepada pihak bank agar memberikan penjagaan keamanan pada malam hari.
”Kami telah komunikasikan dengan kepala bank setempat agar di sini ke depannya diberikan penjagaan malam. Agar insiden seperti ini tidak terulang kembali atau setidaknya dapat diminimalisasi,” tandasnya. (fin/un/ida)