Kecelakaan, Pemudik Diminta Kontak Si Slamet 119

BATANG-Para pemudik diimbau Menteri Kesehatan (Menkes) RI, dr Nila Djuwita F Moeloek, agar memanfaatkan sistem Si Slamet 119 yang ada di Batang, sebagai Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) saat melintas di pantura Batang. Selain bisa langsung telepon, juga bisa lewat aplikasi di android untuk berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat ketika terjadi kecelakaan.

“Untuk menyukseskan mudik Lebaran tahun 2017 ini, fasilitas kesehatan milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang, Si Slamet 119 ini siaga di jalur pantura dan jalur tol fungsional Batang. Layanan keselamatan gawat darurat dengan ambulan dan motor tersebut, siap membantu dan melayani kesehatan para pemudik,” kata Menkes dr Nila Djuwita dalam kunjungannya di Dinkes Kabupaten Batang, Minggu (18/6) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes yang disambut dan didampingi Sekda Batang Nasikhin dan Kepala Dinkes Batang, dr Hidayah Basbeth, melihat langsung kesiapan tim kesehatan di jalur pantura Batang. “Walaupun jalan tol sudah baik, masyarakat hendaklah tetap mematuhi aturan lalu lintas," ingatnya.

Menkes juga mengingatkan pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara kalau sudah terlalu lelah atau mengantuk sehabis mengonsumsi obat–obatan. “Kalau lelah harus istirahat. Maksimal setiap empat jam, harus berhenti. Bisa berhenti di pos–pos kesehatan (Poskes) yang sudah disediakan sekaligus bisa melakukan pemeriksaan seperti tekanan darah. Kalau tensinya tinggi, diturunkan dulu dan istirahat dulu, jangan dipaksakan," imbau Menkes.

Kepala Dinkes, dr Hidayah Basbeth menambahkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan alat kesehatan dan obat–obatan serta tenaga medis beserta armada berupa mobil ambulan dan motor ambulan. "Si Slamet 119 bagian dari Dinkes, untuk mengatasi kegawatdaruratan medis. Tim Si Slamet kami ikutkan di pos kesehatan di Plelen," ucapnya.

Dijelaskan pula, dua rumah sakit (RS) di Batang, RSUD Batang dan RSUD Limpung juga stand by di Poskes Tol di titik Gondang dan Ketanggan. "Di jalan tol Batang, kami sudah siagakan tim kesehatan di 11 titik. Di jalur pantura ada 5 titik reguler dan 6 titik di tol fungsional," jelasnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar