Penyebaran Informasi Perlu Kembali ke Khitah

SEMARANG – Banyak generasi muda yang enggan menyentuh media mainstream. Entah itu media cetak, atau media online. Mereka cenderung memilih menenggak informasi dari media-media yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Seperti media sosial (medsos), blog, hingga messenger. Kebiasaan itu justru menjadi celah bagi oknum untuk menyebarkan berita hoax.

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rosarita Niken Widiastuti menerangkan, pola komunikasi di era modern ini sudah bermetamorfosis. Zaman sekarang, konten negatif justru banyak disebarluaskan. Sumbernya pun tidak kredibel karena disebarkan lewat media yang memang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

”Itu biasanya datang dari blog, atau medsos yang menyembunyikan identitas penyebar berita hoax. Kami sendiri kesulitan ketika melacak penyebar hoax tersebut,” ucapnya ketika menjadi salah satu narasumber Editors Forum bertema ’Untuk Publik demi Republik’ di Hotel Horison Semarang, Jumat (19/5).

Disebutkan, ada beberapa media mainstream yang tidak dimungkiri juga menebar berita hoax. Membesar-besarkan berita tanpa ada konfirmasi atau cover both side. Niken mencontohkan berita fenomena serangan tenaga kerja Tiongkok yang menyerbu DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ada media mainstream yang menyebutkan bahwa lebih dari 10 juta tenaga kerja Tiongkok yang datang ke DKI Jakarta dalam sebulan. Lucunya, pembaca langsung percaya dan disebarluaskan hingga menjadi viral. ”Kalau dilogika, apa mungkin. Berarti dalam sehari, rata-rata ada sekitar 333 ribu orang Tiongkok datang ke Indonesia setiap hari. Itu ada berapa kali penerbangan yang isinya orang Tiongkok semua?,” tegasnya.

Pemimpin Redaksi Tempo English, Herimen Y Klayden menambahkan, media mainstream saat ini memang tergolong sangat bebas jika dibandingan sebelum 1998. Menurutnya, setelah era 98 merupakan bulan madu media mainstream. Saking bebasnya, bahkan ada yang justru balas dendam dengan terus menyerang pemerintah.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar