Didirikan Pastor, selalu Jaga Kebinekaan

Menjaga kebinekaan selalu dipegang oleh pengelola Yayasan Sosial Wikrama Putra Semarang. Puluhan anak yatim dari berbagai latar belakang agama menghuni panti sosial ini. Seperti apa?

JOKO SUSANTO

YAYASAN Sosial Wikrama Putra Semarang terletak di Jalan Wismasari Selatan 5, Ngaliyan, Semarang.  Saat ini, anak asuh di panti sosial ini sebanyak 64 anak. Mereka berasal dari Indonesia Timur, Sumatera, Flores hingga warga keturunan Tionghoa.

Ketua Yayasan Sosial Wikrama Putra Semarang, Aloysius Untung Sudono, mengatakan, yayasan yang dipimpinnya berdiri pada 1967. Pendirinya Pastor Mr HC Van Diense SJ, Arsts, warga negara Belanda, yang telah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI).

Saat itu, Van Diense bekerja sebagai seorang seniman dan guru di SMA Loyola Semarang. Meski bukan warga asli Indonesia, Van Diense memiliki cita-cita luhur untuk menjaga kebinekaan yang diwujudkannya dengan mendirikan yayasan bagi anak yatim piatu.

”Pendirian yayasan ini merupakan bentuk keprihatinan Van Diense terhadap banyaknya anak-anak di bawah umur yang mencari puntung rokok untuk dijual di masa itu,” cerita Untung kepada Jawa Pos Radar Semarang.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar