Honor Perawat, Sebulan Hanya Rp 100 Ribu

Nur Azizah, perawat Puskesmas Brangsong II berharap perawat honorer mendapatkan kesejahteraan sama seperti guru honorer. Yakni mendapatkan tambahan honor dari pemkab Kendal. “Kalau bisa sebesar Rp 1 juta saja perbulan, kami ini sudah sangat bersyukur,” tuturnya.

Menanggapi aduan perawat honorer ini, Ketua DPRD Kendal Prapto Utono mengaku perbaikan kesejahteraan perawat honorer ini terganjal dengan aturan yang ada. Sejak adanya Peraturan Pemerintah (PP) 48 tahun 2016, pemerintah sudah tidak diperbolehkan mengangkat pegawai honorer.

“Solusinya adalah dengan mengubah puskesmas dan rumah sakit daerah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sehingga, bisa mengangkat pegawai sesuai kebutuhan tanpa harus terikat peraturan dengan pemerintah,” tandasnya.

Namun demikian, ia akan memperjuangkan nasib perawat honorer. Minimal bisa meningkatkan honor yang diterima. Pemerintah dinilai mampu untuk menggaji perawat honorer ini. “Jika misalnya perawat honorer puskesmas mendapatkan honor Rp 1 juta, anggaran yang ada di Pemkab saya rasa masih bisa mencukupi. Kami usahakan di APBD Perubahan tahun ini semoga bisa,” imbuhnya. (bud/ton)

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar