Honor Perawat, Sebulan Hanya Rp 100 Ribu

KENDAL—Para perawat honorer yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perawat Honorer Indonesia (FKPHI) Kendal menuntut kenaikan upah. Pasalnya, selama ini perawat honorer kurang mendapatkan perhatian. Bahkan ada yang hanya menerima honor sekitar Rp 75-200 ribu perbulan.

Demikian terungkap dalam Seminar Keperawatan Kendal yang digelar FKPHI Kendal di Pendopo Kendal, Kamis (18/5). Perawat meminta kepada Pemkab Kendal agar juga memberikan perhatian kepada perawat honorer seperti pada guru dan pegawai honorer lain yang mendapatkan tambahan honor dari Pemkab.

Ketua FKPHI Kendal Saifullah Bariklana mengatakan, jumlah perawat se-Kendal ada 1.105 orang. Sedangkan perawat honorer yang ada di Puskesmas sebanyak 169 orang. Sementara perawat honorer yang bekerja di Rumah Sakit Soewondo Kendal sebanyak 129 orang.

“Kami heran sudah bertahun-tahun nasib perawat honorer tidak berubah. Jadi terkesan, kesejahteraan perawat honorer sangat minim, padahal semangat pengabdian membantu dan merawat pasien sama besarnya dengan para perawat yang sudah berstatus PNS,” kata Saifullah.

Lebih mengerikan, menurutnya, nasib perawat honorer khususnya di puskesmas. “Seperti saya yang menjadi perawat di Puskesmas Pembantu Sukorejo hanya menerima honor Rp 100 ribu. Padahal jarak dari rumah hingga tempatnya bekerja sejauh 25 kilometer,” katanya.

Keluhan serupa dikatakan Yustina Putroyuni, perawat honorer di Puskesmas Pageruyung. Ia mengaku sudah bekerja selama 10 tahun dan hanya mendapatkan honor Rp 75-100 ribu per bulan. “Bahkan malah kami tidak mendapatkan honor,” tuturnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar