6 Orang Disandera, Gasak Rp 150 Juta
BERITA TERKAIT

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas Polres Semarang datang dan  melakukan olah TKP lebih dari dua jam.

Olah TKP dilakukan secara tertutup. Tak satu orang pun diperbolehkan masuk kecuali dari pihak Bank Jateng dan kepolisian. Beberapa awak media hanya bisa menunggu di depan pintu Kantor Bank Jateng.

Enam korban penyanderaan langsung dievakuasi oleh pihak kepolisian menggunakan mobil Avanza hitam. Dari hasil olah TKP juga ditemukan sebuah airsoft gun laras pendek yang diduga milik pelaku tertinggal di lokasi kejadian.

Saat ditemui usai olah TKP, Kapolres Semarang, AKBP V Thirdy Hadmiarso menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari pihak Bank Jateng bahwa telah terjadi perampokan pada pukul 13.55.

Kapolres juga membenarkan jika enam orang disandera saat perampokan berlangsung. ”Dalam hal ini kita masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang diduga berjumlah 4 orang dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU dan satu sepeda motor lagi yang belum kita ketahui mereknya,” kata Kapolres.

Selain berhasil menggasak uang sebesar Rp 150 juta, pelaku juga melucuti beberapa perhiasan dan jam tangan milik para sandera. ”Korban posisinya diikat oleh pelaku dengan kabel dan lakban. Tidak ada yang dilukai,” katanya.

Selain itu, pelaku juga mengambil DVR CCTV kantor Bank Jateng tersebut. Untuk melakukan penyelidikan, pihaknya akan menggunakan rekaman CCTV lain yaitu CCTV induk yang ada di depan kantor Tarubudaya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar