299 Minimarket Tak Berizin

Mengenai regulasi minimarket, kata Supriyadi,  semuanya sudah diatur perda. Tentunya sebagai pihak penegak perda adalah Satpol PP. ”Mana yang sudah berizin maupun belum, tergantung dari ketegasan Satpol PP sebagai penegak perda. Kalau mereka selalu tumpul, hanya menertibkan PKL saja, itu artinya penegakan perda belum menyeluruh. Banyak perda yang belum ditegakkan di roda pemerintahan ini,” katanya.

Dia mencontohkan, aturan jarak minimarket tidak boleh berdiri dalam radius 100 meter dari pasar tradisional. Namun nyatanya aturan ini masih diabaikan. ”Seperti ini kan harus ditegakkan. Jangan sampai minimarket menjamur hingga menyebabkan pedagang tradisional maupun ekonomi kerakyatan semakin punah, akibat tumbuhnya toko modern yang tidak sesuai aturan,” ujarnya.

Menanggapi masih banyaknya minimarket atau pasar modern tak berizin di Kota Semarang, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, meminta peran serta masyarakat untuk melakukan pengawasan. Apabila menemukan minimarket tak berizin, masyarakat dipersilakan untuk aktif melaporkan kepada pihaknya. ”Menurut saya, bangunan-bangunan yang tidak berizin ini sudah menjadi tugas otomatis dari dinas-dinas terkait (untuk melakukan penindakan). Mulai dari menegur, melayangkan surat peringatan hingga melakukan pembongkaran,” kata Hendi –sapaan akrab Hendrar prihadi saat ditemui di kompleks Balai Kota Semarang, kemarin.

”Kalau ditemukan bangunan-bangunan yang tidak berizin, laporkan saja kepada kami. Nanti kami teruskan kepada OPD (organisasi perangkat daerah) terkait. Misalnya, Satpol, tata ruang, ataupun di wilayah penegakan-penegakan Perda tersebut,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, mengakui tidak mudah menangani keberadaan minimarket ilegal tersebut. Sebab, dipastikan di balik berdirinya minimarket tersebut ada ’beking’ orang berduit.

”Tetapi kami akan tetap melakukan penyegelan. Sebelumnya akan kami kirimkan peringatan dan teguran. Maksimal sebelum Lebaran, minimarket ilegal akan kami tutup,” katanya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar