299 Minimarket Tak Berizin

”Saya berharap sesegera mungkin toko modern yang tidak berizin ditertibkan. Kalau bisa di-police line.”

Supriyadi

Ketua DPRD Kota Semarang

SEMARANG - Maraknya minimarket ilegal di Kota Semarang mendapat sorotan dari DPRD Kota Semarang. Tercatat, saat ini terdapat lebih dari 529 minimarket di Kota Atlas. Jumlah itu telah melebihi pembatasan kuota yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ironisnya, dari jumlah tersebut hanya 230 minimarket yang sudah berizin. Separo lebih sisanya atau sebanyak 299 minimarket diketahui ilegal.

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, menilai masih banyaknya minimarket atau toko modern ilegal di Kota Semarang merupakan bukti masih tumpulnya penegakan perda. Padahal dampak menjamurnya minimarket ilegal yang tak terkontrol ini mengakibatkan matinya ekonomi kerakyatan berbasis pedagang tradisional.

”Saya berharap sesegera mungkin toko modern yang tidak berizin ditertibkan. Kalau bisa di-police line,” tegas Supriyadi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (17/5).

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar