Polisi Kejar-Kejaran dengan PK
BERITA TERKAIT

DEMAK-Menjelang bulan suci Ramadan, petugas kepolisian Polres Demak menggalakkan razia penyakit masyarakat (pekat). Razia cipta kondisi ini dilakukan dengan sasaran di sejumlah tempat hiburan malam. Utamanya di kawasan jalan lingkar Demak.

Dalam operasi malam yang dipimpin Kabagops Kompol Sutomo ini, petugas sempat kejar-kejaran terhadap sejumlah pemandu karaoke (PK) yang melayani tamu di tempat karaoke terkait. Ini setelah para PK akan dibawa ke Polres Demak dengan naik truk. Mereka berusaha kabur. Selain PK, polisi juga mengamankan beberapa pria hidung belang serta pemabuk miras.

“Kami langsung membawa ke Unit Sabhara untuk didata. Setidaknya, ada 14 PK yang kami amankan untuk dibina. Pakaian yang dikenakan tidak sopan yaitu memakai rok mini. Mereka dari beberapa daerah,” kata Kabagops Kompol Sutomo.

Di antaranya, Pati, Jepara, Wonosobo, Blora, Probolinggo dan Cirebon. Erna, seorang PK mengatakan, ia nekat menjadi PK lantaran hasilnya cukup menggiurkan. “Semalam bisa dapat Rp 700 ribu,” kata perempuan lulusan SMA ini. (hib/ida)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar