40 Lampu Taman Gemek Hilang Dicuri
BERITA TERKAIT

KAJEN-Sebanyak 40 unit lampu taman di Taman Kota Gemek, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, sepekan terakhir hilang dicuri orang. Akibatnya, taman yang semula diperuntukan untuk wisata keluarga, kini menjadi taman gelap yang dimanfaatkan untuk mesum muda-mudi berpacaran.

Hilangnya 40-an lampu taman tersebut, diketahui oleh Dinas Tata Ruang Pekerjaan Umum (DTRPU) Kabupaten Pekalongan, saat dilakukan pemeliharaan lampu di Taman Kota Gemek. Lampu taman berupa bolam putih besar juga hilang. Modus pencuriannya, hanya dicopot tanpa merusak tempat lampu.

Koordinator Lapangan Lampu dan Taman, DTRPU Kabupaten Pekalongan, Rohmani, pencurian tersebut lantaran tidak adanya pengawasan oleh pihak pengelola taman. “Ada 42 lampu taman yang hilang, sebagian besar adalah lampu bolam besar yang harganya cukup mahal, dengan kisaran harga Rp 300 hingga Rp 400 ribu per lampu,” ungkap Rohmani, Selasa (9/5) kemarin.

Menurutnya, agar lampu taman tidak lagi dicuri, perlu pengamanan khusus pada lampu taman tersebut oleh pengelola taman. Sehingga semua fasilitas umum yang ada di Taman Kota Gemek, tidak mudah dicuri. “Untuk lampu PJU dari 16 yang ada, sembilan di antaranya kondisi lampu sudah rusak dan padam, sehingga taman semakin gelap,” kata Rohmani.

Sementara itu, Pengelola Kuliner Taman Gemek, Sulaeman, menjelaskan bahwa banyaknya fasilitas umum yang hilang di Taman Gemek, karena selama sebulan terakhir banyak anak jalanan di taman tersebut dalam jumlah yang banyak. Bahkan, mereka menginap di taman tersebut.

“Minimnya jumlah personel keamanan di Taman Gemek, serta tidak adanya pengamanan pada fasilitas umum, mempermudah untuk dicuri. Bahkan, memberikan kesempatan orang untuk berbuat jahat. Kami sudah berusaha menjaga fasiltas umum, namun banyaknya anak jalanan yang suka jahil, membuat banyak fasilitas umum taman yang rusak, termasuk lampu taman tersebut,” jelas Sulaeman. (thd/ida)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar