Hari Pertama Operasi Patuh, Tindak 155 Pelanggaran
BERITA TERKAIT

UNGARAN–Tim pelaksana Operasi Patuh Candi 2017 di Kabupaten Semarang menindak sedikitnya 155 pelanggaran dari pengguna kendaraan bermotor (Ranmor), pada hari pertama digelar. Kapolres Semarang AKBP V Thirdy Hadmiarso mengungkapkan jika operasi tersebut serentak dilakukan di tanah air. “Mulai Selasa (9/5) hingga 22 Mei mendatang,” kata Thirdy, Selasa (9/5) kemarin.

Dijelaskan Kapolres, pelaksanaan operasi itu juga dalam rangka cipta kondisi jelang Operasi Ramadania. Melalui operasi ini, pihaknya hendak mengingatkan kembali masyarakat agar menaati aturan keselamatan berlalu lintas. “Sehingga nanti di masa perayaan Idul Fitri masyarakat sudah bisa tertib, selamat di jalan,” tutur Thirdy.

Operasi Patuh diawali dengan apel bersama di halaman Mapolres Semarang. Berlanjut dengan gelaran razia ranmor di Terminal Sisemut, Ungaran Barat. Selain satuan lalu lintas, kegiatan tersebut juga dibantu unsur Sabhara, Intelijen, Reskim dan satuan lain dari Polisi Militer, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang.

Tim gabungan merazia seluruh ranmor yang melintas di Jalan HOS Cokroaminoto. Tak hanya roda dua, roda empat hingga truk tak luput dari pemeriksaan petugas. “Razia selama dua jam, mulai pukul 08.45,” katanya.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Dwi Nugroho menambahkan adapun jenis pelanggaran yang ditemukan dalam operasi itu bervariasi. “Terbanyak memang kendaraan roda dua. Kami juga tindak angkutan berat pengangkut pasir, paling tidak ada tujuh unit truk karena muatan yang tidak ada pengaman dan tidak lengkap surat-suratnya,” kata Dwi.

Pelanggaran-pelanggaran tersebut, 131 pengguna ranmor tidak membawa SIM, tidak membawa STNK 18 dan enam motor terpaksa diamankan lantaran motor tidak standar dan pengendara tidak membawa SIM maupun STNK.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar