PNS Diajak Tidak Meninggalkan Salat

SALATIGA - Sekitar 500 pegawai yang terdiri dari PNS di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, TNI, Polri, BUMD, BUMN serta PNS vertikal di Kota Salatiga memenuhi Ruang Kaloka Setda Kota Salatiga, Selasa (9/5). Para pegawai tersebut antusias mengikuti pengajian  yang diselenggarakan oleh Lembaga Amalan Islam (LAI) Kota Salatiga.

Selama pengajian berlangsung, peserta disuguhkan tausyiah lucu, khas penceramah dari kota Semarang KH Duri Ashari. Dengan menggunakan bahasa Jawa, Duri Ashari menerangkan bahwa hakikat memperingati Isra Miraj adalah menambah keyakinan kita terhadap Allah SWT dan kenabian Muhammad SAW dengan tidak meninggalkan salat.

Ayo podo sholat sakdurunge dadi mayat, ayo podo ngaji sak durunge ketekan pati, ayo podo ngibadah sak durunge dadi jenazah (ayo kita salat sebelum menjadi mayat, ayo kita mengaji sebelum datangnya mati, ayo kita beribadah sebelum menjadi jenazah_red),” ajak Duri Ashari. Selain itu, berbagai materi cukup membuat peserta terpingkal.

Dalam sambutan Pj Wali Kota Salatiga yang dibacakan oleh Ketua LAI Kota Salatiga Musta’in mengungkapkan bahwa siraman rohani melalui pendekatan keagamaan penting bagi para pegawai sebagai pembinaan mental untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan tata pemerintahan yang baik.

Pengajian dalam rangka peringatan Isra Mi’raj 1438 H tersebut mengambil tema “Dengan Hikmah Isra Mi’raj Kita Mantapkan Keimanan dan Ketakwaan, Guna Meningkatkan Loyalitas, Moralitas dan Integritas PNS”. Pengajian diawali dengan lantunan lagu islami oleh Musik Kidung Syafaat dan lantunan ayat suci Alqur’an oleh Hanik Mariah, Juara 1 Tilawah Dewasa Putri, MTQ Kota Salatiga tahun 2017, kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH Duri Ashari. (sas/ton)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar