Jelang Ramadan, Permintaan Elektronik Meningkat

SEMARANG -  Industri elektronik Indonesia memproyeksikan penjualan perangkat elektronik secara nasional meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meningkatnya daya beli masyarakat pada triwulan I-2017 diharapkan mampu merealisasikan target tersebut.

“Indikator angka pertumbuhan ini akan tercapai apabila didukung banyak pihak,” kata Presiden Direktur PT. Tiga Belian Electric, produsen Dast dan Ikeda, Jino Sugianto, didampingi Managing Direktur Superstore Global Elektronik Semarang Gouw Andy Siswanto di area pameran HomeTech 2017, kemarin.

Adanya pameran perdagangan perangkat elektronik dan smartphone HomeTech 2017 yang berskala regional dengan menawarkan produk-produk baru dan harga memikat, diharapkan mampu meningkatkan penjualan. Tingginya animo masyarakat untuk belanja elektronik membuat pameran HomeTech yang ke-33 kalinya yang di gelar 18 April - 8 Mei  lalu, Superstore Global Elektronik Semarang, memperpanjang  hingga  Senin (15/5).

“Perpanjangan ini sebagai apresiasi kepada masyarakat Jawa Tengah, khususnya kota Semarang dan sekitarnya atas pencapaian target penjualan. Selama masa perpanjangan ini masih di gelar harga netto, serta menyediakan voucher belanja Rp 100 juta dan 3.000 merchandise premium handuk exclusive, traveling bag dan payung cantik,” kata Andy.

Jino mengatakan, faktor pemulihan ekonomi dinilai akan berpengaruh terhadap kinerja penjualan perangkat elektronik di Indonesia. Selain banyaknya pembangunan perumahan, ruko, rukan, apartemen, restoran dan perhotelan di kota Semarang, menjadikan perioritas belanja perangkat elektronik oleh konsumen disini. Sementara itu, Global Elektronik selaku penyelenggara pameran tematik HomeTech ke-33 kalinya merilis selama pameran pengunjung setiap hari rata-rata mencapai 500-800 orang, pada akhir pekan lalu meningkat sampai 800-1.000 orang. (tya/smu)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar