Puluhan Seniman Gelar Aksi Ngamen Bencana

UNGARAN–Aksi kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Grabag Magelang dilakukan para seniman di Kabupaten Semarang. Puluhan seniman yang tergabung dalam Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Kabupaten Semarang ini, Senin (8/5) kemarin, turun ke jalan. Mereka mengumpulkan donasi untuk para korban bencana dengan mengamen.

Koordinator aksi sekaligus Ketua DPC Pammi Kabupaten Semarang, Tatut Jager mengatakan bahwa selain PAMMI, aksi tersebut juga melibatkan komunitas serupa. “Judulnya Ngamen Peduli Bencana,” ujar Tatut.

Selain PAMMI, beberapa komunitas yang turut meramaikan aksi tersebut yaitu Woman Art Family (WAF), Paguyuban Silaturahmi (Pasir) dan Lindu Aji Kabupaten Semarang. Aksi penggalangan dana tersebut dimulai dari Pasar Hewan Ambarawa. Pada biduan dan kru orkes melayu menyanyikan lagu-lagu dangdut dengan berkeliling pasar tersebut. “Diiringi dengan organ tunggal sembari menghimpun donasi. Hasil donasi yang terkumpul, sepenuhnya akan disalurkan ke korban bencana Grabag Magelang,” katanya.

Setelah di Pasar Ambarawa, ngamen dilanjutkan ke Pasar Projo dan diakhiri di Pasar Jetis Bandungan. Dikatakannya, menolong merupakan kegiatan yang meringankan beban sesama. Apalagi, pascabencana sudah pasti dibutuhkan pembangunan kembali wilayah.

Hingga akhir pelaksanaan, Tatut menyebutkan, pihaknya berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 10.308.000. “Dari alasan itu, kami tergerak menghimpun donasi. Saya yakin, donasi yang terkumpul dapat meringankan beban warga terdampak bencana,” katanya.

Beberapa warga juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Terlihat saat di Pasar Projo, selain memberikan sumbangan mereka juga larut dan ikut menyanyikan lagu yang dibawakan biduan. Suwarno, 45, salah satu pedagang Pasar Projo mengatakan aksi yang dilakukan oleh seniman tersebut sangat apriseiatif. “Tadi ikut juga nyanyi, tetapi yang penting disini kami juga harus peduli dengan memberikan donasi,” katanya.

Seperti diketahui, bencana banjir bandang menerjang Desa Sambungrejo dan Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang beberapa waktu lalu. Bencana tersebut juga menelan puluhan korban jiwa. Selain itu, puluhan rumah warga juga rusak parah. (ewb/ida)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar