350 Personel Siap Amankan Eksekusi Tol

KENDAL—Sebanyak 350 personel akan diterjunkan untuk mengamankan rencana eksekusi 98 bidang lahan di Desa Wungurejo dan Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal yang terdampak pembangunan Tol Semarang-Batang. Eksekusi lahan akan dilakukan oleh juru sita Pengadilan Negeri (PN) Kendal, hari ini, Selasa (9/5).

Pantauan di lapangan, lahan di dua desa yang akan dieksekusi tersebut berupa lahan pertanian. Di Wungurejo ada sebanyak 62 bidang dan 36 bidang di Desa Tejorejo. Lahan saat ini masih ditanami tanaman palawija dan sayuran. Seperti kedelai, jagung dan kacang panjang.

“Terakhir kali panen sekitar Januari lalu, waktu itu ditanami bawang merah. Setelah itu ditanami kedelai dan jagung. Kondisinya sudah berbuah dan diperkirakan akhir bulan ini siap dipanen,” kata salah seorang warga Wungurejo, Abul Rokhim, Senin (8/5) kemarin.

Para petani sendiri belum memanennya, karena belum ada kesepakatan harga meskipun sudah ada putusan kasasi dari MA. Dimana pembayaran ganti rugi lahan melalui konsinyasi di PN Kendal. Harganya sebesar Rp 220 ribu permeter persegi.

Kades Wungurejo, Supardi, mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan surat pemberitahuan eksekusi lahan dari juru sita PN Kendal kepada warga yang terkena dampak tol. “Surat tersebut saya serahkan kepada koordinator warga yang terdampak jalan tol,” katanya.

Dia menerangkan, di Desa Wungurejo lahan yang terkena pembangunan jalan tol, totalnya sebanyak 89 bidang. Dari 89 bidang tersebut 13 berupa tanah kas desa, sedangkan 14 warga sudah menerima ganti rugi. Sisanya yang akan dieksekusi sebanyak 62 bidang.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar