Tak Kapok Terkepung Bentrok

MENONTON Langsung pertandingan sepak bola di Stadion bagi sebagian perempuan dianggap hal yang cukup asing. Namun tidak bagi Elsa Putri Damayanti, Stadion baginya seperti rumah kedua yang harus dikunjungi. Apalagi ketika menyaksikan tim kebanggaannya, PSIS Semarang berlaga. Dara kelahiran 10 Juni 1997 itu seperti mendapat panggilan jiwa untuk datang mendukung langsung tim Mahesa Jenar berlaga di Stadion Jatidiri.

“Saya sampai sekarang juga kurang paham kenapa bisa suka nonton PSIS bahkan di antara ribuan laki-laki. Jadi bagi saya mendukung PSIS ke stadion itu wajib,” beber Elsa ditemui kemarin.

Tidak hanya laga kandang, pentolan Ladiesnex itu mengaku juga kerap memberikan dukungan langsung kepada Johan Yoga dkk di beberapa laga away meski beberapa kali dia mengaku terjebak dalam situasi yang cukup menegangkan. “Jadi waktu itu saya menjadi satu-satunya cewek yang terjebak dalam situasi menegangkan karena sempat terjadi keributan antarsuporter di Kota Cilacap. Yang jelas itu bukan pengalaman yang berkesan, tapi saya tak kapok,” sambungnya.

Atas dasar hal itulah dia berharap semua kelompok suporter di Indonesia bisa bersikap dewasa untuk meminimalisir atau bahkan menghilangkan bentrok antar suporter yang menurutnya cukup merugikan semua pihak. “Semua pasti dirugikan kalau sudah bentrok. Apalagi bagi cewek pastinya akan menimbulkan rasa trauma kalau terjebak dalam situasi yang menegangkan, makanya saya berharap hal-hal seperti itu sudah tidak terjadi lagi,” beber Elsa.

Tentang tim kebanggaannya, Elsa berharap musim ini tim Mahesa Jenar bisa kembali menunjukkan tajinya untuk menjadi yang terbagi di kompetisi kasta kedua hingga akhirnya promosi ke Liga 1 musim depan. “Pasti akan lebih seru kalau PSIS besok bersaing dengan tim-tim besar di Liga 1. Ke Stadion juga jadi tambah bersemangat. Makanya saya berharap musim ini PSIS benar-benar serius untuk bisa menembus Liga 1,” pungkasnya. (bas/smu)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar