Pemain Eks PON Jadi Primadona

PEKAN Olahraga Nasional (PON) diakui menjadi ajang yang pas bagi pesepakbola muda di Indonesia untuk mulai meniti karir sepak bola profesionalnya. Banyak pemain-pemain PON dari masing-masing daerah yang kini menjadi pemain pilar di klub-klub profesional yang ada di Indonesia.

Tak terkecuali di tim PSIS Semarang. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu banyak menggunakan tenaga pemain Jateng terutama dalam dua pelaksanaan PON terakhir yaitu PON Riau 2012 dan PON Jabar 2016 kemarin.

Di musim 2012-2013 tercatat beberapa pemain eks PON Jateng yang langsung direkrut tim berlambang Tugu Muda itu mulai dari kapten Fauzan Fajri, Eli Nasoka, Vidi Hasiholan, Saptono, Welly Siagian, Rizky Yulian, Saiful Amar hingga Hari Nur Yulianto yang saat ini masih bergabung bersama PSIS. “Yang jelas pemain-pemain yang turun di PON biasanya pemain-pemain terbaik pilihan masing-masing daerah. Makanya kami selalu memberikan prioritas untuk membidik anak-anak PON selain tentunya kami juga ingin berkontribusi menyumbang pemain untuk tim PON di Jateng khususnya,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Kemudian di musim 2016-2017, selain menyumbang dua nama untuk tim Jateng di PON Jabar 2016 yaitu gelandang Ahmad Agung dan kiper Fajar Setia Jaya, tim PSIS Semarang di musim 2017 ini juga masih melanjutkan ‘tradisi’ merekrut pemain-pemain eks PON.

Sebut saja duet center bek Jateng di PON yaitu Haudi Abdillah dan M Rio Saputro yang kini juga menjadi pilar Mahesa Jenar. Kemudian dua kiper Awan Setho Raharjo dan Fery Bagus Kurniawan melengkapi koleksi kiper PON di PSIS.

Tak hanya punggawa PON Jateng, beberapa nama pemain PSIS saat ini juga merupakan pemain pilar beberapa daerah kontestan PON. Sebut saja Safrudin Tahar yang kemarin berkostum Maluku Utara di PON.

Kemudian dua gelandang Saddam Sudarma Hendra dan Juni Riyadi yang sama-sama turun untuk Provinsi mereka, DI Jogjakarta. Berarti musim ini total ada sembilan pemain yang pernah merasakanatmosfir pertarungan di ajang multievent empat tahunan itu. “Saya kira tidak hanya PSIS, beberapa tim besar seperti Persib juga banyak berkontribusi dan memanfaatkan pemain-pemain eks PON karena kalau untuk pemain PON tentu mereka mendapatkan pengalaman yang cukup berharga di ajang multievent tingkat Nasional. Dan memang setelah PON menurut saya mereka cukup tepat jika mulai meniti karir profesionalnya di tim-tim besar yang ada di Indonesia,” pungkas Liluk. (bas/smu)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar