Sindikat Penjual Benda Pusaka Palsu Diringkus Polisi

UNGARAN–Sindikat penipu dengan modus memperjualkan benda pusaka palsu diringkus jajaran Polres Semarang. Adalah Eko Kristiono, 47, warga Kabupaten Tulungagung Jawa Timur dan Jumaliana (Jamal), 40, warga Dusun Gedangan Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan.

Keduanya diringkus jajaran Polres Semarang lantaran menjual Samurai roll palsu kepada Ahmad Sukeni, 47, warga Dusun Kalegen Kidul, Desa Dersansari, Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang. Sebelumnya, pelaku melakukan pertemuan dengan korban di Kabupaten Ngawi Jawa Timur.

Pada pertemuan tersebut, pelaku memperlihatkan kepada korban sebuah video samurai jenis roll yang bisa memotong paku baja. Karena kepincut dengan barang yang ada di dalam video tersebut, lantas pelaku mengaku memiliki samurai itu.

“Korban pun tertarik dan ingin membelinya serta mengajak pertemuan kembali di rumah korban. Dengan syarat, membawa Samurai roll tersebut,” ujar Kasat Reskrim AKP Hartono, Selasa (18/4) kemarin.

Kemudian, sebagai tanda jadi pembelian, korban menyetorkan Rp 200 juta kepada pelaku. Adapun kesepakatan harga untuk Samurai roll tersebut yaitu Rp 10 triliun. “Dengan syarat, barang samurai tersebut bisa digunakan sesuai dengan video yang sebelumnya diperlihatkan pelaku kepada korban,” lanjutnya.

Korban kemudian melakukan pengecekan terhadap samurai tersebut, namun tidak sesuai ekspestasi. Samurai tersebut tidak dapat memanjang seperti yang diperlihatkan di dalam video. “Korban langsung melaporkan hal itu ke Polsek Suruh, dan langsung kami proses,” ujarnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar