Melongok Citizen Gigs di Perkampungan Padat Penduduk

Biasanya gigs atau musical performances diadakan di studio, taman, area parkir atau ruang-ruang publik tempat khas anak muda nongkrong. Kali ini, gigs justru digelar di tengah perkampungan padat penduduk, dengan penampil musisi dari berbagai genre. Seperti apa?

NURUL PRATIDINA

 

SEBUAH panggung berdiri di sepetak tanah kosong di tengah perkampungan Cilosari Dalam, Kemijen. Sederhana memang, namun tetap artistik dengan sejumlah lampion yang menggantung di pohon serta mural di salah satu dinding yang mengapit panggung.

BDBH menjadi pembuka acara dengan membawakan music noise. Genre yang memang belum terlalu familier di kalangan awam. Sejumlah warga pun ada yang keheranan dan menyangka sound system mengalami trobel. ”Ini kok suaranya begini, apa sound-nya rusak?” kata salah seorang warga.

Dari musik yang kekinian, tampilan bergeser pada tembang Jawa. Suara merdu penembang melarutkan penonton yang tak hanya berasal dari kampung tersebut, tapi juga dari beberapa kampung lain di Semarang. Penampil berikutnya Perkusi KTBA Kemijen yang memanfaatkan sejumlah barang-barang di sekitar sebagai alat musik.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar