Tera Timbangan, Sementara Masih Gratis

MAGELANG – Pemkot Magelang menjamin pelayanan UPT Metrologi bebas pungutan liar. Pemerintah Provinsi Jateng baru saja melimpahkan kewenangan UPT Metrologi ke Pemkot. Untuk sementara waktu, pelayanan tera dan tera ulang bersifat gratis, lantaran belum ada perda yang mengatur besaran retribusi.

“Saya jamin tidak ada yang berani (melakukan pungli, red). Tapi kalau ada masyarakat yang mengetahui atau menemukan, bisa dilaporkan kepada Saber Pungli,” kata Sekda Kota Magelang Sugiharto usai peresmian operasional UPT di bawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Senin (17/4).

Ia menargetkan, dalam tiga bulan ke depan, perda selesai dibahas. Tidak hanya itu, Sugiharto juga mengamanatkan agar UPT Metrologi membuka pintu bagi kota atau kabupaten lain di wilayah Kedu yang ingin kerjasama. Sebab, keberadaan UPT Metrologi belum merata di setiap daerah.

“Kemudian, pelihara data-data yang ada baik dari dalam maupun luar kota yang melakukan tera atau tera ulang di UPT ini,” tambahnya.

Arahan ini bertujuan memudahkan petugas untuk mengingatkan masyarakat perihal tanggal jatuh tempo tera ulang. Selain sebagai peningkatan pelayanan, juga untuk perlindungan konsumen. “Jadi ada pemberitahuannya, bisa melalui SMS, surat dan sebagainya,” imbuhnya.

Dorongan kepada dinas terkait untuk memprogramkan sosialisasi pentingnya tera dan tera ulang juga disinggung Sugiharto. Bila perlu, menerapkan pelayanan jemput bola. “Supaya kesadaran untuk melakukan tera dan tera ulang meningkat,” tambahnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar