Persiapan Misa, Diteror Bom Molotov

UNGARAN - Persiapan malam Misa di Gereja Santo Yusuf Ambarawa digegerkan dengan suara letusan bom molotov, Kamis (13/4) kemarin. Hal itu sontak mengagetkan beberapa orang yang ada di dalam gereja dan pengendara yang melintas.

Pasalnya, letusan tersebut posisinya di dalam lingkungan gereja dan hanya beberapa meter dari gerbang utama gereja. Salah seorang saksi mata saat kejadian berlangsung, Eko Setio Budi, 45, mengatakan letusan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00. ”Letusannya juga menghasilkan api yang besar,” ujarnya di lokasi kejadian. Untungnya, saat peristiwa terjadi tidak ada umat yang berada di sekitar lokasi. ”Tidak banyak, soalnya yang lain di dalam (gereja, Red),” ujarnya.

Saat kejadian, belum ada barikade ketat dari pihak kepolisian yang mengamankan lokasi persiapan Misa. ”Bahkan banyak tanaman di sekitar lokasi terbakar karena bom molotov tersebut,” ujar karyawan Gereja Santo Yusuf itu.

Kedatangan polisi tepat saat pelaku selesai melempar bom molotov. Saksi mata yang lain Jarot Sutopo, 43, warga Lingkungan Temenggungan Kecamatan Ambarawa membenarkan jika letusan tersebut merupakan bom molotov.

”Saat itu, saya masih memasang LCD di dalam gereja, lalu dengar suara letusan yang keras. Setelah saya lihat ternyata api sudah berkobar di dekat pintu masuk (gerbang),” ujarnya.

Melihat hal itu ia tidak berani mendekat. ”Karena setelah ada kobaran api, itu masih ada yang meletus lagi dan suaranya keras sekali,” ujarnya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar