Berburu Saksi Bisu Sejarah

SEMARANG - Sejumlah pengurus Monumen Pers Nasional bertandang ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (23/3). Mereka bercerita mengenai sejumlah koleksi yang terdiri atas lebih dari satu juta koran dan majalah. Ada juga barang-barang peninggalan sejumlah wartawan ternama di era penjajahan Belanda dan Jepang. Benda bersejarah insan pers era Orde Baru, Orde Lama, dan Reformasi juga menjadi koleksi berharga di sana.

 

Bagian Konservasi dan Preservasi Monumen Pers Nasional, Slamet Widodo menceritakan, pengumpulan barang bersejarah cukup rumit. Dia harus mengumpulkan seabrek informasi untuk memburu barang-barang saksi bisu sejarah. Bertandang ke penjuru daerah di Indonesia pun sudah jadi agenda lumrah.

 

Dia sempat terbang ke Banjarmasin untuk mencari sisa-sisa peninggalan AA Hamidan, seorang wartawan di era penjajahan yang pernah bergabung di Soeara Kalimantan, Kalimantan Raya, dan Borneo Shimbun. AA Hamidan juga tokoh yang menjadi saksi pengibaran bendera Indonesia kali pertama saat merdeka.

 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar