Lebih Dekat dengan Komunitas Sepeda Biscuit Semarang

Meski belum lama, ternyata respon masyarakat sangat bagus dan banyak yang ingin bergabung. Akhirnya komunitas ini semakin eksis dan mulai banyak anggotanya. Siapapun bisa bergabung, yang penting memiliki hobi bersepeda. Ada yang menggunakan sepeda lipat, BMX, onthel, touring, road, roda tiga sampai sepeda antik serta jenis sepeda lainnya. “Kami terbuka, kami ingin menjadi wadah bagi mereka yang ingin bersepeda, jalan-jalan dan wisata kulineran,” tambahnya.

Tidak hanya di Kota Semarang, komunitas inipun kerap merambah berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah daerah di Jateng sudah pernah menjadi jujukan untuk melampiaskan tiga hobi tersebut. Kebersamaan merupakan kunci utama dalam komunitas tersebut. “Kalau di daerah, biasanya yang menjadi tempat jujukan makanan khas. Jadi puas bersepeda dan jalan-jalan, perut bisa kenyang,” akunya.

Kota seperti Jogjakarta, Magelang, Kudus, Tegal, Kendal dan sejumlah daerah lain sudah pernah dijajaki. Medan baru justru menjadikan tantangan tersendiri bagi komunitas ini untuk bisa menaklukkan. Biasanya, ketika ada waktu luang anggota komunitas ini akan berkumpul dan akan langsung menjalankan misinya. “Semua bisa bergabung, karena ini hobi yang menyenangkan,” kata anggota Komunitas Biscuit, Maulana.

Sebagai ajang mendekatkan diri, komunitas ini berkumpul dua bulan sekali. Biasanya obrolan ringan mulai dari bertukar pengalaman sampai daerah mana yang akan dijadikan jujukan lagi. Komunitas ini selalu berputar di sejumlah daerah agar bisa menikmati dan menaklukan medan baru di sejumlah daerah di Jateng. “Selain berkumpul, kami juga biasa menjalin komunikasi lewat bersepeda bersama di Semarang. Setiap ada waktu bersama ya langsung berangkat,” tambahnya. (*/ida)

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar