Pagi Terima Leprid, Siang Bertemu Ganjar

Saat bertemu Ganjar, Fanny tampak malu-malu kucing. Terlebih ketika dipersilakan duduk di kursi yang jaraknya tidak jauh dari Ganjar. Selama di dalam ruangan, senyumnya tampak selalu menyeringai di ujung bibir.

Ketika ditanya Ganjar, apa yang diinginkan ketika bertemu gubernur, Fanny menjawab polos. "Pengin foto bareng," ucapnya.

Sontak, orangtua Fanny, pasangan Hariri dan Erika Dwiani Yulioktafia serta guru TK Fanny yang ikut mengantarkan, langsung tertawa. Tanpa babibu, Ganjar langsung menggandeng Fanny agar berdiri lebih dekat untuk difoto. Setelah itu, Ganjar kembali bertanya, apa yang diinginkannya setelah foto bareng gubernur. "Ketemu sudah, foto bareng sudah, terus Fanny kepengin apa?" tanya Ganjar.

Ditanya seperti itu, Fanny hanya senyam-senyum. Tidak melempar satu kata pun. Lama tidak menjawab, ibu Fanny, Erika Dwiani Yulioktafia yang membuka omongan. "Katanya pengin otopet, Pak," katanya.

Ganjar pura-pura tidak tahu apa itu otopet. Dia menyuruh Fanny untuk memberi gambaran otopet. "Kamu kan pinter gambar, coba gambar otopet itu seperti apa? Ini ada kertas dan bolpoin," ujar Ganjar.

Ditodong begitu, Fanny tetap mengumbar senyum tanpa beranjak dari tempat duduknya. Ganjar pun coba mencairkan suasana dengan mengajak ngobrol santai yang dikemas dalam pertanyaan-pertanyaan umum. Seperti cita-cita, menyebutkan lima jenis sayur dan buah, hingga hal-hal yang dilakukan ketika bangun tidur. Orang nomor satu ini pun sempat bertanya apa yang diajarkan di TK?

Setelah pertanyaan itu dijawab, Fanny disuruh memperagakannya. Yakni, bernyanyi 'Kotaku Semarang' dan hafalan surat Al Ikhlas. Fanny juga sempat memamerkan medali dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) yang didapatkan pagi harinya sebelum bertemu Ganjar.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar