Gagal Putus Listrik Pasar Kobong

SEMARANG - Ancaman Dinas Perdagangan Kota Semarang memutus aliran listrik Pasar Rejomulyo Lama atau Pasar Kobong gagal dilakukan. Pasalnya, pihak PLN Kota Semarang menolak permintaan Dinas Perdagangan untuk memutus jaringan listrik di pasar tersebut. Padahal Dinas Perdagangan telah mengerahkan ratusan aparat gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang dan puluhan anggota Polrestabes Semarang untuk mengamankan pemutusan listrik tersebut. 

Suasana sempat tegang, karena para pedagang grosir ikan basah siap menghalau kedatangan petugas. Pedagang menyatakan akan melawan apapun konsekuensinya apabila pemutusan listrik nekat dilakukan.  Begitu petugas datang, para pedagang siap-siap menutup akses masuk pasar dengan menggunakan barang-barang bekas seperti tong.

Pedagang juga membentangkan spanduk berisi sejumlah pernyataan penolakan.  Di antaranya bertuliskan: "Bapak Wali Kota Semarang, janji bapak untuk memberi tempat yang layak sangat kami tunggu," dan "Selamatkan Dinas Perdagangan dan Pemerintah Kota Semarang dari oknum-oknum yang membuat rusak Pemerintah Kota Semarang dan mengadu domba pedagang pasar."  

Ada juga spanduk bertuliskan: "Oom, telolet Oom, Oom tunggu Oom, ada gugatan ke pengadilan soal pasar ini Om, Pak Dhe, Mbok Dhe, tunggu dulu ya!!! Ben kethok, ndi sing bener! Becik ketitik olo ketoro. Sing olo ben diadili Gusti Allah sing moho kuoso."

"Kami akan pertahankan, kami akan tetap di sini," kata salah satu pedagang grosir ikan basah, Mujiono, kemarin. 

Para pedagang meminta Dinas Perdagangan jangan membenturkan para pedagang dan jasa pasar dengan Wali Kota, DPRD Kota Semarang, Satpol PP dan Polri. "Tolong jangan benturkan kami dengan Wali Kota, DPRD, Satpol PP, dan Polri. Kami hanya meminta hak kami. Kami berhak atas pekerjaan dan tempat kerja yang layak," ujarnya.  

1
2
3
4

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar