Usi Tantowi, Mantan Model yang Sukses Menjadi Konsultan Properti

Wajahnya pernah menghiasi sejumlah majalah nasional, seperti Popular, Liberty dan Tempo.  Setelah terjun di dunia model, pada 1998, ia berganti profesi menjadi instruktur senam. Tak heran, jika Usitan memiliki bentuk tubuh yang padat berisi. Sebab, dia rajin senam. “Saya menjadi instruktur senam selama tiga tahun hingga 2001,” akunya.

Usitan sempat membina rumah tangga. Namun pada 2006, ia terpaksa bercerai dari suaminya. Ibunda Angels Lina A ini lantas merintis usaha salon spesialis sambung rambut. Selain usaha salon, Usitan yang single parent juga bekerja di perusahaan pialang saham bernama Milenium Penata Futures dengan posisi public relations (PR) hingga 5 tahun.

Selepas dari perusahaan pialang ini, ia berkarir sebagai marketing asuransi AIG Semarang. Tak puas di karirnya tersebut, pada 2013, ia mulai masuk bisnis properti di perusahaan Land Lord Property.

“Di sini (Land Lord,red) saya mulai merasakan kenyamanan, yang awalnya posisi marketing, kemudian naik menjadi manager marketing (MM) hingga sekarang sebagai konsultan properti,” ujar Usitan.

Perlahan-lahan kehidupannya mulai membaik. Awalnya, ia kontrak rumah, hingga akhirnya bisa membeli rumah sendiri. Bukan hanya rumah, ia juga investasi tanah dan mobil. Semua itu diperolehnya setelah fokus menekuni bisnis properti.  Ia juga kerap berwisata ke luar negeri dan kota-kota di Indonesia sebagai reward dari penjualan properti tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun.

“Kalau bisnis saham, biasanya saya yang dapat uang, tapi kadang orang lain kehabisan. Sementara saya masih punya sisi orang desa, yakni tepo seliro dan melas, apalagi pesan ibu saya (Endang Erawati) selalu terngiang, yakni kalau niat baik sama orang dan punya hati yang tulus, pasti bisa terwujud,”ungkapnya.

Di bisnis properti, lanjut Usitan, ia bisa mendampingi klien dari akad kredit hingga notaris, yang semuanya terfokus agar konsumen benar-benar puas. Adapun konsep yang selalu ia terapkan adalah pergi pagi pulang pagi hanya untuk jualan properti. Selain itu, kantor adalah keluarga kedua, dan keluarga pertama anak dan ibunya.

1
2
3
4

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar