4 Rumah Diterjang Puting Beliung

UNGARAN- Bencana kembali melanda Kabupaten Semarang. Kali ini, angin puting beliung “mengamuk” di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat. Sedikitnya dua rumah rata dengan tanah, dan dua rumah mengalami rusak ringan. Selain itu, puting beliung juga memorak-porandakan beberapa bagian dari kantor Kecamatan Ungaran Barat.

Salah satu rumah yang rata dengan tanah adalah rumah milik Saiful Kharim, 32, warga Desa Lerep RT 06 RW 03.  Rumah yang bersebelahan dengan kantor kecamatan tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Seluruh bagian bangunan rumah ambruk. Kejadian itu juga mencederai ibu mertua Saiful, yakni Hartini, 65, dan anak Saiful, Idrus Izudin, 2, yang saat itu berada di dalam rumah. Keduanya tertimpa reruntuhan rumah.

“Leher ibu mertua saya terjepit di antara blandar dan dipan rumah. Sedangkan posisi anak saya terlindungi papan dipan yang ambrol tertimpa kayu-kayu,” jelas Saiful kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (13/3).

Melihat kondisi ibu mertuanya yang tertindih reruntuhan, Saiful langsung bergegas memberikan pertolongan dibantu warga. Hartini sempat dilarikan ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan pertolongan medis karena menderita luka di bagian kaki. Sedangkan Idrus tidak mengalami luka sedikitpun meski rumah yang ditempati rata dengan tanah.

Saiful menceritakan, saat kejadian, ia bersama istrinya, Sulastri, 31, dan anak pertamanya, Aflah Ubaidilah, 11, tengah berada di warung yang jaraknya hanya beberapa meter. “Saat itu saya di warung untuk melayani pembeli. Sedangkan ibu mertua sedang menidurkan anak kedua saya di dalam rumah,” katanya.

Sekitar pukul 14.30, mendadak hujan lebat disertai angin dan sambaran petir. Kondisi tersebut juga sempat membuat khawatir dirinya. Apalagi saat itu listrik juga padam. “Saya terkejut dengan suara keras lalu saya cari sumbernya, ternyata bangunan rumah roboh,” ujarnya.

1
2
3
4

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar