Bianda Khaerana Komala, Mahasiswi Muda Jago Rias Wajah

Bisnis tersebut dirasakan terasa mudah dijalankan, saat menggandeng beberapa rekannya. Pundi-pundi rupiah mulai dihasilkan terlebih ketika musim wisuda kuliah. Menurutnya, setiap hari dirinya bisa merias wajah sampai empat orang dengan peralatan yang ada.

”Kalau pas musim wisuda, sangat ramai. Contohnya kalau pas di Undip ada wisuda yang biasanya dua kloter. Jadi paling aku hanya merias empat orang. Kalau lebih empat orang, sudah capek rasanya,” ujarnya.

Selain memanfaatkan momentum wisuda, Bianda juga menjalankan bisnis tersebut dengan sistem jemput bola. Yakni datang dari rumah ke rumah pelanggan yang sebelumnya telah menghubunginya. Menurutnya, jemput bola tersebut sebagai bagian untuk memberikan servis lebih kepada pelanggannya.

”Kadang kalau ada pelanggan yang mau datang ke acara hajatan, pasti akan menghubungi. Kami tinggal datang ke rumahnya saja. Jadi pelanggan tinggal duduk di rumah, kami datang merias,” katanya.

Namun melakukan bisnis dari rumah ke rumah, ada banyak suka dan dukanya. Meski begitu, justru hal itu membuatnya semakin tertantang dalam menjalankan usaha. ”Kalau sukanya memang sudah dari hobi. Kalau lainnya kesasar ketika datang ke tempat pelanggan. Pernah waktu mau merias mahasiswa UNNES yang hendak diwisuda, sempat kesasar. Ada juga, begitu datangnya pas, kami tergesa-gesa, ternyata pelanggan sudah menunggu,” kenangnya.

Atas keuletannya, kini ia memiliki pelanggan loyal yang tersebar di beberapa daerah seperti di Jogjakarta dan Magelang. Selain itu, ia juga mengaku pernah merias wajah istri dari salah satu pejabat Kota Semarang. Perempuan tersebut ceritanya hendak menghadiri acara pernikahan koleganya. ”Pernah, lupa namanya. Beliau mau menghadiri acara pernikahan. Saya yang make up,” terangnya.

Lanjut Bianda, hasil jerih payah dari keringatnya tersebut sangat membantunya meringankan beban orang tuanya. Meskipun beban biaya kebutuhan untuk mengejar mata kuliah, masih didapat dari kedua orang tuanya. Sedangkan pundi-pundi rupiah yang dihasilkan, sebagian dipakai untuk ditabung dan dipergunakan membeli peralatan bisnisnya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar